Sejak awal didirikan, sekolah2000 berangkat atas 2 point sederhana namun tidak gampang untuk dijalankan : pertama ; sebuah kesadaran bahwa tolak ukur keberhasilan suatu bangsa sangat tergantung kepada kualitas sumberdaya manusia, bahwa perjalanan panjang untuk memberdayakan anak bangsa bermuara pada kenyataan yang tak terelakkan : segalanya harus dimulai dari pendidikan ; dan kedua ; fenomena ICT yang meskipun hanya sebuah tools, tapi ttapi ICT terbukti merupakan sebuah tools yang dahsyat, yang mampu mengakselerasi dan menciptakan sebuah percepatan aktivitas masyarakat, termasuk dunia pendidikan. Sekolah2000 sendiri hadir atas inisiatif para pemain ICT untuk mendukung berkembangnya dunia pendidikan, yang pada ujungnya akan bergerak menuju kemajuan bangsa.

Dalam proses upaya mengenalkan ICT di dunia pendidikan, tidak sedikit masalah, hambatan, dan rintangannya. Akan tetapi, keyakinan akan manfaat yang bisa diraih untuk kemajuan dan masa depan pendidikan dan peningkatan SDM di Indonesia adalah factor pendorong aktifitas mengenalkan ICT di dunia pendidikan ini tetap berjalan. Dan ini adalah sebuah tantangan tersendiri untuk diselesaikan. Ini bukan lagi sebuah upaya bisnis belaka ; meskipun mayoritas penggerak aktifitas ini adalah para pelaku ICT ; tapi lebih dari itu, ia adalah sebuah tanggungjawab bersama : sebuah tanggung jawab profesional yang memang harus di pikul.
ICT bisa apa untuk pendidikan? (Sebuah Keyakinan : ICT adalah katalis dan akselerator peningkatan kualitas SDM dan dunia pendidikan)
Sederhana saja. Indonesia Negara yang sangat luas. Meskipun dinas pendidikan telah memiliki suatu standard pendidikan yang berlaku Nasional, akan tetapi tetap saja ada hal-hal yang tidak dapat disamakan. Setiap daerah memiliki kultur dan kebutuhan yang berbeda. Budaya, mentalitas, kultur masyarakat, fasilitas yang tersedia, sarana dan prasarana, tetap saja menyebabkan timbulnya hasil yang bervasiasi terhadap output pendidikan yang dihasilkan.

Bukan hal baru ketika seorang siswa lulusan terbaik daerah ketika pindah ke kota besar tertentu tiba-tiba tidak kewalahan dengan rekan-rekannya yang ada di perkotaan. Siswa-siswa dikota besar yang telah terbiasa melihat pola hidup yang penuh persaingan, mengimbas pada pola pikir mereka. Sekolah yang memiliki fasilitas lab yang baik karena memiliki dukungan finansial yang bagus menyebabkan mereka punya kemampuan analisa yang nyata. Tapi uniknya disatu sisi, pemenang olimpiade internasional Fisika misalnya lahir dari putra daerah Papua.
Belum pertanyaan pertanyaan lainnya seperti “Haruskah saya hanya bisa belajar di sekolah? Dari seorang guru saya? Bagaimana kalau saya tidak memiliki fasilitas laboratorium yang memadai? Kepada siapa saya bisa mempelajarinya? Bagaimana koleksi perustakaan saya terbatas? Dengan kemajemukan sistem masyarakat kita, yang tentu saja memiliki nilai positif dan negatif sendiri, bisakah saya menggalinya dan mengumpulkan nilai positif bagi diri saya? Rekan saya di Papua pemenang olimpiade fisika, dan saya ingin berdikusi dengannya, menggali pengalamannya, bagaimana caranya? Sedikit menyitir sebuah pepatah, “alam terkembang jadi guru”, bagaimana saya bisa belajar kapan saja, kepada siapa saja, dimana saja?
Dan internet dengan segala perkembangannya memungkinkan semua itu bisa!.

* Disampaikan pada acara Workshop Pengembangan ICT Sekolah, Bogor, 9 Desember 2004

Popularity: 25% [?]

3 Responses to “Membangun Semangat Jelajah Ilmu Tanpa Batas”

  1. Maaf Kang Edo, saya ingin komentar lagi nich…
    Kembali pemikiran saya ini mungkin agak nyeleneh dan aneh…tapi gapapa mau kontribusi aja…
    Tolong pemikiran ini dikritisi ya…
    Menurut saya perkebangan teknologi ternyata menghambat kemampuan ruhani seorang manusia, sebagai contoh; (i) penggunaan alat komunikasi seperti HP telah mengkebiri kemampuan kita untuk menggunakan telepati, padahal sudah jelas hal ini dapat dilakukan; (ii) penggunakan komputer, hanya meninabobokan kemampuan yang ada pada otak kita, seperti menghitung dan menganalisa, dan masih banyak lagi; (iii) akibat teknologi juga, kita lebih mengolah jasmani kita bukan kemampuan ruhani kita; etc.
    Saya pernah diskusi dengan seseorang tentang metafisika, hal yang menarik adalah bahwa sekarang ini di CIA sedang dikembangkan sebuah kemampuan untuk meningkatkan kemampuan energi manusia dengan gelombang energi yang ada pada manusia untuk menggerakkan atau membantu sebuah pekerjaan (teknologi metafisika). Tercetus oleh saya kenapa tidak dikembangkan gabungan dari keduanya (metafisika dan fisika), dikatakan kembali oleh dia bahwa memang itu tujuannya.
    Kembali saya teringat sebuah cerita yang ada dalam alquran, tentang Nabi Sulaiman AS, bahwa ketika Beliau menanyakan kepada semua anak buahnya yang mampu memindahkan Mahkota Kerajaan Ratu Bulqis ke istanya dengan cepat, yang pertama kali menjawab adalah bangsa jin Ifrit yang menyanggupi bahwa Mahkota tersebut akan berpindah ketika Nabi Sulaiman sebelum Nabi Sulaiman berdiri. Akan tetapi ada seorang Ahli hikmah yang bisa memindahkan Mahkota itu dalam kejapan mata Nabi.
    See, saya menangkap bahwa kita manusia punya kemampuan untuk itu, tidak dengan bantuan Jin akan tetapi dengan kemampuan yang ada pada diri kita, seharusnya kita sadar bahwa kita telah diciptakan dengan sempurna, ada unsur tertinggi (ruh, unsur ilahiah) dan terendah (jasad, dari tanah).
    Ke depan ntah kenapa saya membayangkan bahwa yang menjadi tentaranya Imam Mahdi atau pun Isa AS adalah manusia-manusia yang seperti itu, manusia yang mampu menguasai 4 (empat) elemen seperti halnya Avatar…he he..bahkan mungkin lebih dari itu.
    Jika hal ini terjadi sudah barang tentu tidak akan ada yang mampu mengalahkan mereka, bayangkan saja jika pesawat tempur tercanggih dari USA dihentikan oleh gelombang pikiran oleh seorang manusia. Atau bayangkan juga dengan kemampuan mempengaruhi alam pemikiran seseorang, maka cukup satu orang mampu memberikan informasi-informasi kepada manusia-manusia lainnya langsung ke otaknya tanpa perlu teknologi…ha ha…
    Kesalahan kita adalah selalu mengkaitkan hal-hal ini dengan mistis, padahal seperti contoh kisah Nabi Sulaiman AS, manusia itu mampu, bahkan Jin Ifrit pun kalah.
    Yach, ini hanya sebuah pemikiran yang tidak mustahil dilaksanakan.
    Trims

  2. Hi!

    I would like make better my SQL knowledge.
    I red so many SQL resources and want to
    read more about SQL for my occupation as db2 database manager.

    What would you recommend?

    Thanks,
    Werutz

  3. maaf kak saya mau nanya ni gimana ya caranya byar mental gak cepet down…..??
    soalnya saya baru habis ulangan umum dan ternyata saya her di bidang matematika.

Trackbacks/Pingbacks

Leave a Reply

You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>