Ujang Pantry

Edo on October 16th, 2006

udah lama ngga liat tipi. paling cuma sepet liat pas lagi sahur. tapi kemaren, gw ngga sengaja nonton sinetron (yang ternyata adalah sebuah film lepas) di antv, judulnya “ujang Pantry 2″. Ini ternyata kelanjutan dari cerita sebelumnya yang gw ngga tonton.

Ceritanya tentang kisah cinta seorang dreamming woman ala kota besar saat ini ; cantik, pintar, karier yang melejit, hidup dalam society high class, wanita director dan seorang Pantry yang lucu dan sederhana yang saling jatuh cinta. karena gw ngga nonton “ujang pantry 1″ rapi gw bisa dikit nangkep apa yang terjadi. mereka jatuh cinta karena gak sengaja, karena si wanita pada saat mabok dengan tidak sengaja “kebablasan” dengan sang OB sampe hamil. tapi kesederhanaan si OB membuat sang creative director jatuh cinta.

tentu saja beda derajat ini bikin kisah cinta mereka rumit. mulai dari gaya hidup, society, suasana yang tidak sehat di kantor mengingat mereka ada dalam 1 kantor, dan sebagainya. belum banyak gangguan dari Direktur SDM yang penjilat,CEO perusahaan baru, anak dari pemilik perusahaan yang lulusan luar negeri yang menggantikan bapaknya dan jatuh hati pada sang creative director, dll. Namun ada juga tokoh gombloh, teman curhat si ujang sesama OB dan istrinya yang sederhana, sahabat tokoh wanita yang sangat friendly, dll. cerita ini di satu sisi terlihat klise. gila aja ada figur wanita seperti itu jatuh cinta ma OB. khas sinetron kita awalnya saya fikir. cuma lama-lama pas tak ikutin kok lucu juga ini filem. dan gw malah lama2 kebawa. bukan. ini bukan sinetron biasa. terus terang kali ini gw nonton sinetron tv yang lumayan cerdas, bahkan layak buat jadi film layar lebar. , smart, touchy, dan meaningful, dialog yang cerdas dan didukung oleh pemain yang mampu berperan dengan sangat baik (si creative director di perankan oleh dina olivia, gw lupa nama dia di film ini, sedangkan si OB diperankan oleh Ringgo, alias si Ujang, tokoh yang sebelumnya udah pernah gw liat berperan dengan baik di film “Jomblo”. i got a lot of value from this film.
banyak celutukan-celutukan yang buat gw cerdas.

misalnya ucapan si ujang lagi linglung, jalan sendirian dengan perasaan campur aduk, pada saat dia tidak lagi diijinkan untuk menemui sang kekasih (anggep aja namanya oliv) karena waktu dia demo, oliv yang ingin melerai justru jatuh dan keguguran. saat itu ada dialog seakan2 ujang ngomong sendiri “dulu gw ke jakarta ngga tau untuk apa. hanya sekedar ingin bekerja. namun gw akhirnya sadar, cuma 1 hal yang bisa membuat orang dapat bertahan hidup di jakarta : punya tujuan”

atau komentar sahabat oliv (anggep aja namanya rena) waktu ujang memaksa menjenguk oliv, namun tidak dijinkan oleh rena. “jang, baru ini gw liat orang yang sombong banget ama kemiskinannya. oliv itu sayang banget ama lu jang. dia emang kaya, cantik, punya karir, tapi dia sayang ama elu. dan gw heran orang ky elu kok ky orang ngga tau diri, selalu menjadikan kemiskinan lu jadi alesan untuk menutupi kesombongan elu

atau ucapan ujang yang sangat touchy kepada oliv dari balik jendela setelah dia terpukul dengan statement rena “sayang, ujang emang orang miskin, susah. selama hidup ujang yang ada cuma kesusahan. ujang selama ini kuat. tapi saat ini ujang miskin kamu, miskin naruh kepala ujang di perut kamu buat dengerin “ujangwati”. ujang ngga siap untuk miskin yang satu ini…”

atau dialog ujang saat dipanggil reno, si CEO baru saat diskusi soal kenapa dia demo dengan management baru

reno: ujang, kamu harus mengerti. perusahaan wajar mengalami pasang surut. kebijakan ini harus dikeluarkan untuk menyelamatkan perusahaan

ujang: tapi kenapa cuma kami pak yang dikorbankan? kan cukup management atas saja yang di korbankan

reno : ujang, management atas itu ibarat otak dan hati perusahaan, dan karyawan adalah organ seperti jari dan kaki. karena itulah mereka dibayar mahal. perusahaan sangat membutuhkan otak dan hati mereka. andai perusahaan dalam kondisi baik2 saja, saya juga ngga mau jang. tapi terkadang, jika kondisi memaksa, kita perlu mengamputasi jari kita agar

ujang:pak, bapak pernah merasa jadi jari? atau jari bapak pernah di amputasi?
reno: belum

ujang: wah, ya pantes pak. kalau bapak pernah ngerasain ngga punya jari bapak pasti tau rasanya

lalu ada dialog oliv setelah membebaskan ujang dari polisi melalui kerabatnya di kepolisian (live banget kan? kl kita kenal orang2 yang tepat bisa ngebebasin heheh), membawa ujang ke perusahaan, mengumpulkan orang2 untuk menyatakan secara terbuka perasaannya terhadap ujang “saya baru sadar. selama ini perusahaan hanya menganggap saya sebagai angka dan statistik. selama saya bisa berprestasi, maka saya akan mendapatkan posisi , fasilitas, dan penghargaan yang baik. tapi tidak ketika saya tidak lagi mampu. saya belajar banyak dari orang yang ada disebelah saya. dari dia lah saya belajar bahwa kita semua adalah manusia. dan dimata dia, saya bukan angka…”

banyak value dari dialog2 yang terjadi diatas.

tentang team work. tentang bahwa tidak ada yang paling penting dalam sebuah tim. tentang bahwa kekuatan sebuah tim tergantung pada lini yang paling lemah. mengingatkan saya tentang hukum kerjasama-nya C Maxwell.

gw juga jadi inget dengan statement “love your job, but not your company”. ngingetin gw tentang konsep gw sendiri, karena gw kerja buat fun. i love working, because work is fun for me.

jadi sedih juga ketika (gw sendiri pernah ky gini) merasa over confidence dan meremehkan orang lain. tidak sedikit orang memandang sebelah mata pada figur oliv dalam film ini. terhadap teman2 yang terlihat cuma doyan dugem, ke bar, gaul, freesex etc. padahal gw sendiri sering justru mendapatkan pelajaran hidup dari orang-orang seperti ini. (jadi inget omongan temen gw yang (mantan) anak gaul yang justru mendambakan seorang laki2 yang bisa jadi pemimpinnya dunia akhirat (yang ngerasa ngga boleh protes) padahal dia sendiri juga masih sering jarang sholat, suka dogem, “minum”, TTM, etc. jadi inget ketika gw ngasih pelatihan, liat seorang peserta yang notabene seorang guru berambut merah, ternyata waktu ngobrol otaknya ternyata lebih berisi daripada yang terlihat berbudaya hehehhe. inget juga omongan seorang deputi di sebuah kementrian waktu minum bareng “emang mereka yang kl dateng ke tempat gini buat mabok dan maen perempuan. woi, inget, kita disini lagi ngomongin bangsa!” hihihihi… banyak deh yang gw inget) sinema ini juga menyadarkan gw tentang perspektif kecerdasan. sering kita terjebak untuk melihat kecerdasan hanya berdasarkan angka-angka di atas selembar kertas bernama ijasah. kecerdasan hanya dilihat dari sisi intelektual. kita sering lupa, bahwa ada banyak kecerdasan lainnya seperti yang diperlihatkan figur ujang. meski ujang hanya OB, tapi ujang ternyata lebih cerdas secara mental daripada sang direktur SDM or CEO. tidak cuma cerdas, tapi juga “kaya”. kaya hati.
jadi sedih juga, betapa kita, bangsa ini, sering “bangga” dan “sombong” dengan kebodohan dan kelemahannya. kita juga sering “bangga” dengan kelemahan kita, dan menjualnya ke bangsa lain demi belas kasihan. (catt: point ini bukan untuk melakukan generalisasi. gw juga tau ngga semua orang indonesia ky gt. but at lease, di kacamata gw, beginilah kita secara umum). lebih parah lagi, tidak sedikit kita justru merasa jumawa, merasa pintar, ngga sadar bahwa kepintaran itu sebuah kebodohan.
ya udah. gt aja deh. kapan2 lanjut lg.

btw, moga-moga tv indonesia diisi oleh content yang bermutu

pissss

Popularity: 10% [?]

16 Responses to “Ujang Pantry”

  1. Great ! ternyata bang edo nonton juga plus nulis reviewnya disini… hehehe. Lebih mantep lagi kalo nonton part 1 nya bang ada cerita seru waktu presentasi sabun colek dengan menampilkan foto ujang lagi nyuci sebagai bahan presentasinya, settingnya dan dialognya juga dalem.
    tul ! emang cerdas, dan saya sendiri baru juga tau makna dari “Biar Miskin Asal Sombong” yang sering orang-orang bilang.
    O ya, pacarnya ujang itu namanya Nadin trus CEO nya itu namanya Ray (eh Pak Ray … ngikutin gayanya Nadin waktu bilang Ray di depan ujang he he he)

  2. hehehe..
    iyah. itu juga ngga sengaja nontonnya.
    btw gi dmana dang? anak udah dibikin blon? kekekekke

  3. Yang kedua oke banget. mungkin juga faktor sutradaranya, si mas rudi soedjarwo dan yang pasti juga karena skenario handal serta dialog-dialog cerdas dari penulis monty tiwa .. ujang jadi gokil top abissss.

  4. whew… itu kerjaannya rudi sudjarwo? pantess. monti tiwa sapa yah? sori gw kaga terlalu ngerti hehehe. si ujang mah gelo. gw dah demen ma tu orang waktu film “jomblo”. yang keren juga si nadin nya. teopebegete actingnya :)
    btw, thank dongdong for visiting my blog

  5. hehe, skali-skali nonton gak sengaja pula … tapi bermutu yak :P. masih di “Kota Baja” bang… paling barat pulo jawa. Alhamdulillah calon anak udah mau masuk 6 bulan, do’ain ya mudah-mudahan phadank Jr lahir sehat & lancar Februari 07,amin !
    Btw … bentar lagi ane terima undangan ya ? ;)

  6. sep deeeh :)

  7. selamat ya, ujang pantry fav lo dapet penghargaan vidia tuh…

  8. hallo
    aku pertama liat promo film ujang pantry ini langsung ada feeling,bagus nih film,ternyata T.O.P.B.G.T nggak rugi nonton film ini FULL PHILOSOPY OF LIFE.dialognya ngalir dan cerdas.sederhana namun elegan.apalagi si nadine diperankan dina olivia yang cantik banget,suer dulu aku nggak ‘ngeliat’dia,siapa sih dia?setelah liat filmnya aku jadi suka.tuh!

  9. —-
    misty says:

    selamat ya, ujang pantry fav lo dapet penghargaan vidia tuh…
    —-

    masa sih? wahhh… ngga salah dong pilihan gw heuiheuihuie….

    —-
    ahmad says:

    hallo
    aku pertama liat promo film ujang pantry ini langsung ada feeling,bagus nih film,ternyata T.O.P.B.G.T nggak rugi nonton film ini FULL PHILOSOPY OF LIFE.dialognya ngalir dan cerdas.sederhana namun elegan.apalagi si nadine diperankan dina olivia yang cantik banget,suer dulu aku nggak ‘ngeliat’dia,siapa sih dia?setelah liat filmnya aku jadi suka.tuh!

    —-

    hehehe.. satu lagi pecinta ujang pantry nongol :p
    sayangnya, gw beberapa kali coba nonton lagi tuh pilm2nya di antv. gw pikir akan berkualitas seperti yagn sebelumnya. walaupun ngga jelek, tapi tetep aja ngga kaya si ujang heuihuiehie

  10. kerrrrrrrrrrrrreeeeeeeeeeeeeeeennnnnnnnnnnnnnnnnnnnn B U A N G E T T T T

  11. Gw suka bgt film Ujang Pantry 2, tapi sayng uy….gw blm nntn yg pertamanya, tau ga seh…setelah gw smlm nntn film itu….siangnya gw nyari film itu ke mall2 yg ada d krw…tapi gw ga dapet… d mna ya adanya…??? coba klo antv ngasih videoCDnya k gw ya….hehehe….

  12. wah.. gw juga mau tuh. ada yang punya kenalan di ANTV? :p

  13. mas tau gag ost nya ujang pentri tu yang nyanyi sapa aja and judul lagunya apa aja. lagunya keren-keren tapi gak tau yang nyanyi sapa aja jadi susah nyarinya.. klo ga salah ada yang dangdutkan kita, tu yang nyanyi sapa? bales yah

  14. mau infoin: soundtracknya ujang pantry yang dangdutkah kita itu ada di soundtracknya mendadak dangdut,,,
    enjoy it,,,,

  15. #cindy : thank for indo cin :)

  16. wah.. udah 3thn gw nyari ini film ga nemu2..

    apa ada yg tau link DL atau dmana saya bisa menemukan vcd/dvd UP 1 dan 2?

    pengen bgt ntn lagi..

Trackbacks/Pingbacks

Leave a Reply

You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>