Indonesia Bertindak

Edo on November 16th, 2007

Setelah 2 hari ngga ngeblog, hari ini blogwalking, baca-baca tulisan di blog mas imam, dan mampir ke web ini . Sebuah kegiatan yang diinisiasi oleh sepasang suami istri yang menurut saya sangat perlu mendapat apresiasi, JIKA ANDA ORANG INDONESIA :)

Detail mengenai aktifitas ini bisa dilihat di http://indonesiabertindak.multiply.com/

Finally, setuju dengan tag yang digunakan oleh blog ini, kutipan dari WS Rendra.

TINDAKAN adalah aktualitas dari kata kata.

MARI IKUT BERTINDAK!

ps : terserah mo dibilang norak atau apa. tapi GW SUKA AMA TULISAN KAOSNYA! hehehehe

Popularity: 3% [?]

7 Responses to “Indonesia Bertindak”

  1. Ehm.. sepertinya perlu didukung aksi ini
    memang kutipan Rendra itu sangat menggugah semangat

  2. #pudakonline : setubuh, pakudaonline. anyway, thank to visit :)

  3. “Indonesia bertindak!” Rendra memang dikenal sebagai penyair yang kaya metafora. Diksinya jernih, tidak mbulet. Saya jadi nanya sama Pak Edo nih, :lol: jadi selama ini memang Indonesia belum bertindak, ya, Pak? Lihat slogan2 image-nya kayaknya kok terkesan kalau selama ini bangsa kita nggak “dianggap” lagi oleh bangsa lain, yak?

  4. #sawali :

    jadi selama ini memang Indonesia belum bertindak, ya, Pak? Lihat slogan2 image-nya kayaknya kok terkesan kalau selama ini bangsa kita nggak “dianggap” lagi oleh bangsa lain, yak?

    hehehhe… ya ngga gitu lah pak. saya percaya bahwa selama ini kita bergerak
    tapi, kl boleh pake sedikit analogi, dimata saya ini sama seperti azan. ngapain sih orang di masjid treak2 minimal 5 kali sehari? apa orang islam dh ngga sholat? :p

    so buat saya, ini lebih sebagai sebuah “reminder” mengingat kita sepertinya udah lama “tidur”. sudah banyak bergeser. dari tempat orang bersekolah jadi ngga. dari negara sangat dihormati jadi negara yang cuma jadi maenan banyak negara lain

    so, yang udah bergerak, mari bergerak lebih cepat :)

  5. Saya menemukan blog ini dikomentar mas Edo di blog-nya Santri Buntet (Kurt) tentang orang baik yang akrab dengan musibah.

    Saya juga sudah baca cerita tentang sepasang suami istri tersebut di majalah RDI. Salut.

  6. #erander : thank for visiting mas :). btw, soal orang baik yang deket ama musibah mah tergantung sudut pandang mas. ibarat judul sinetron jaman dulu, “sengsara membawa nikmat” heiheiuheiu. tergantung seberapa berbaik sangka kita terhadap Pemberi segalanya :p

Trackbacks/Pingbacks

  1. ThrowInside » Kegelisahan Rang Minang : Kebangkitan Melayu?

Leave a Reply

You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>