Perlukah sejarah dihapus, ?

Edo on November 23rd, 2007

Jika saya mengutip omongan seorang tokoh proklamator yang sangat saya hormati, presiden kita, Soekarno, yang dikenal dengan istlilah “jas merah”…

“Jangan sekali-sekali melupakan sejarah…”

maka jelaslah sudah.

Sejarah adalah sejarah. Ketika ada sekian banyak pelaku, pengamat, dan penulis sejarah menuliskan perspektifnya, maka jelas ada faktor subyektifitas si sipelaku, sipenyampai dan sipengamat dalam hal ini. Begitulah hidup. Ketika misalnya sebuah partai politik atau seorang tokoh memenangkan posisi tertentu, didukung oleh orang-orang tertentu, maka dimata mereka, pendukung mereka adalah orang-orang baik. Ketika orang-orang tersebut dianggap bersalah, mereka akan membela. Orang-orang yang menyalahkanlah yang salah. Hukum ini berlaku sebaliknya.

Lebih real nya begini. Read the rest of this entry »

Subscribe to this blog's RSS feed