dicari : seorang pemimpin masa depan
Entah apa yang terjadi dalam hidup saya 3 hari ini. Rasa syukur yang sangat mendalam, sebuah perasaan beruntung, 3 hari terakhir saya disodori dengan tontonan yang menarik, bacaan yang menggugah, dan dipertemukan dengan orang-orang yang luar biasa dan berkesempatan berdiskusi dengan mereka. Sebenarnya tidak cuma 3 hari terakhir. Namun, 3 hari terakhir entah kenapa topiknya mengarah pada tema yang nyaris memberikan sudut yang sama : pemimpin masa depan Indonesia. Sungguh, saya sangat beruntung, sekaligus pusing. Tapi *mengutip bahasanya sahabat saya nanang* pusing yang positif.
3 hari yang lalu, saya membaca salah satu blog favorit saya, Mas Imam Brotoseno, yang banyak mengupas tentang 2 pemimpin besar yang pernah dimiliki oleh republik ini, Bung Karno dan Pak Harto. terlepas tema yang diangkat disana, terlepas subyektifitas dan obyektifitas beliau, beberapa tulisan beliau banyak membahas tentang ini. Sayapun lalu jadi menelusuri bahasan sejenis di beberapa sumber, sampai saya juga akhirnya mendownload softcopy buku Pak Habibie, tentang detik-detik menjelang dan masa beliau menjadi Presiden ke 3 di negara ini.
2 hari yang lalu, saya harus ke Bandung untuk suatu urusan. Sambil menunggu keberangkatan, saya membaca Majalah Swa. Tema kali ini adalah tentang CEO, pada businessman papan atas Indonesia. Tulisan ini mengupas sisi lain kehidupan beberapa CEO seperti Rusdi Kirana, CEO Lion Air, Emirsyah Satar, CEO Garuda, Hermawan Kertajaya, CEO MarkPlus, Agus martowardojo, CEO Bank Mandiri dan beberapa tokoh lainnya. Tentang pengorbanan mereka, posisi keluarga bagi mereka, pilihan sulit yang harus mereka ambil. Sebuah potret real tentang kehidupan pribadi pemimpin Perusahaan. Well, read that article make me think, that theres no reason for me to feel i have been do the best. Nop. Saya jadi malu jika ingat bahwa segala upaya yang tengah saya lakukan dalam hidup saya masih belum apa-apa.
Beberapa artikel juga membahas 11 pemimpin level 5, sebuah definisi yang ditulis oleh Jim Collin, sang begawan management dalam bukunya Good to Great, tentang para eksekutif puncak kelas kakap seperti Colman Mockler, CEO Gillete, George Weissman, CEO Philip Morris, atau George Cain, CEO Abbott Laboratories. Mengagetkan buat saya, bahwa CEO of this Century, “The Neutron” Jack Welch, sang CEO General Electric (GE) yang buku dan konsep management nya menginspirasi dan dijadikan acuan oleh banyak tokoh bisnis dunia, tidak berada dalam 11 pemimpin level 5 ini. Yeah, they are not talk about Good CEO, but Great CEO. Colman Mockler, George Weissman, atau George Cain benar-benar the great CEO, benar-benar orang yang from nothing be something, pemimpin yang benar-benar mampu membalik keadaan namun sangat bersahaja bahkan dimasa puncak kejayaannya, dan mampu membalancing kehidupan profesionalnya dengan kehidupan pribadi dan keluarganya. Well, be the great was not an easy things. Dalam bahasa yang serupa namun tak sama, Peter Drucker, sang peletak dasar scientific management menjelaskan perbedaan CEO bagus dan CEO hebat.
Sorenya, setelah melalui meeting yang terus terang tidak menarik buat saya, saya dipertemukan dengan seorang da’i muda asal garut, pemimpin salah satu pesantren disana, keturunan salah seorang tokoh penyebar agama Islam terkemuka sekian abad lalu. Ketika mengakhiri sebuah meeting, duduk diberanda, berkenalan, berbasa basi, tiba-tiba saya terbawa dalam diskusi “ngalur ngidul” yang luar biasa. Berawal dari pertanyaan bodoh saya tentang nama sebuah kelompok atau aliran yang istilahnya tidak saya mengerti, mengalir begitu saja menjadi sebuah diskusi (lebih tepat sebenarnya beliau berbagi ilmu kepada saya) aliran-aliran tasawuf dan tarekat yang berkembang di Indonesia, sejarah perkembangan Islam di Indonesia, kelompok-kelompok besar, pesantren-pesantren, sejarah Kerajaan jaman Prabu Siliwangi, kerajaan demak, kecirebonan, sampai cerita bahwa saat ini ada lebih dari 430 ribu muallaf dari berbagai negara di Bali. Sungguh mencengangkan.
Sebagai orang awam, saya juga mempertanyakan kenapa begitu banyak aliran keislaman di Indonesia, apa yang membedakan, kenapa lalu ada aliran yang katanya (saya tidak berani menjudge karena toh saya tidak mengerti) sesat, dan sebagainya. Sampai kepada sebuah realita bahwa ummat Islam di Indonesia belum memiliki seorang Mufti (istilah ini juga baru saya ketahui waktu itu), seorang pemimpin yang benar-benar mampu menjadi pemersatu.
Disana saya juga bertemu dengan seorang budayawan, berdiskusi tentang industri kreatif, kekuatan bangsa yang didasari pada kearifan lokal, tentang betapa andai kita mau menyisihkan sedikit waktu untuk memahami sejarah kita sendiri, menggali akar kejayaan dan kekayaan budaya kita, akan lebih mudah bagi kita untuk kembali pada kejayaan, bukannya malah seperti tidak percaya diri lalu menghabiskan bermilyar-milyar untuk studi banding ke luar negeri, meski tentu saja ini tetap perlu dilakukan. Bahwa bangsa ini pernah sangat jaya, tidak hanya sekali, dan memiliki pemimpin yang mampu menyatukan Nusantara.
Malamnya, saya menonton diskusi Hermawan Kertajaya (HK) dan Aa’ Gym. Selain perspektif yang saya tulis di tulisan sebelumnya, diacara itu saya juga melihat, betapa “tekanan” yang dilakukan oleh HK kepada Aa’ Gym terkait kontroversi kehidupan beliau pasca memutuskan menikah kembali, saya melihat ada harapan yang besar dari seorang HK kepada Aa’Gym untuk kembali bangkit, agar Aa’Gym membuktikan bahwa konsep “management qalbu” beliau adalah sebuah konsep yang luar biasa, melebihi berbagai konsep management dan marketing yang pernah ada. Cukup mengagetkan bagi saya, ketika HK yang mengaku kagum dengan figur seorang Aa’ Gym, mencontohkan Rasulullah sebagai seorang figur pemimpin yang sangat komplit. HK menyatakan, Nabi Muhammad tidak hanya seorang pembawa pesan Tuhan/nabi, seorang ahli spiritual, namun juga seorang panglima perang yang luar biasa, kepala keluarga yang arif dan pebisnis yang profesional. Sungguh mengagetkan buat saya ketika seorang HK yang notabene non muslim menyatakan bahwa hanya umat Islam yang memiliki pemimpin agama yang sangat komplit, yang dalam istilah saya adalah seorang generalis, seorang yang sangat komplit, bukan hanya seorang specialyst penyampai pesan Tuhan (The Messanger). HK juga dengan lugas menyatakan, bahwa Aa’ Gym tidak hanya memberikan kesejukan bagi ummat Islam, namun bagi seluruh rakyat Indonesia. Bahwa Aa’ Gym adalah salah seorang tokoh, seorang pemimpin yang diharapkan mampu memberikan angin perubahan dan perbaikan bagi Bangsa Indonesia. Pertanyaan-pertanyaan HK yang mungkin terlihat menyudutkan, dimata saya adalah manifestasi kegemasan dan harapan yang luar biasa agar Aa’ Gym mampu kembali menjadi panutan, pemimpin bangsa dari sudut pandang tertentu.
Kekaguman HK terhadap Aa’ Gym dan Muhammad Rasulullah disatu sisi seakan menampar saya. Sungguh lucu jika ummat Islamnya sendiri, tidak mengagumi junjungannya sendiri.
Kemaren, setelah meeting di sebuah kementrian, saya dengan seorang teman diskusi ngalur ngidul, bicara bisnis, tiba-tiba bergeser menjadi cerita tentang masa pergerakan jaman tahun 97-98, tahun 66, tahun 45, dan pergerakan mahasiswa sekarang. Tiba-tiba bergeser memahami profil 2 tokoh besar presiden kita, membahas buku suluk Syekh Siti Jenar tulisan mas Agus Sunyoto (saya sudah pernah liat buku itu jaman kuliah, tapi ngga baca. Dan kali ini teman-teman merekomendasikan buku ini untuk saya), tentang sejarah masuknya agama-agama di Indonesia dan proses menyatunya dengan budaya masyarakat, tentang sejarah masuknya Islam pasca peristiwa karbala, tentang jaman kekhalifahan Abu Bakar, Umar, Utsman dan Ali dan kembali kepermasalahan Indonesia, tentang betapa complicated-nya masalah bangsa ini. Lagi-lagi, Indonesia benar-benar butuh seorang pemimpin besar, sebagaimana kejayaan Ken Arok, Prabu Siliwangi, Hayam Wuruk dan Gajah Mada, serta Soekarno dan Hatta. Tidak sekali bangsa ini menjadi penguasa, sangat strong di percaturan Internasional. Lalu ada apa dengan Indonesia saat ini?.
Beberapa minggu yang lalu, saya juga berkesempatan menggali ilmu dari seorang mantan Pangdam Siliwangi. Jika selama kuliah di malang teman-teman saya lebih banyak menambah galeri pengetahuan tentang masa jaya Majapahit, kali ini saya mendapatkan lebih banyak wacana tentang kejayaan Prabu Siliwangi, yang sangat sulit untuk ditaklukkan oleh Majapahit, sampai terjadinya perang bubat. Tentang prabu Siliwangi yang juga merupakan seorang tokoh yang complit, seorang pemimpin, ahli strategi perang, dan juga agamawan yang kuat. Tentang pengertian “Sunda” itu ternyata bukan hanya menjelaskan area di Jawa barat, tapi pengertian wilayah Sunda secara historis itu mencakupi area Asia Tenggara. Saya sempat tertawa geli sekaligus malu. Saya asli Bukittinggi, Sumatera Barat, besar di Malang, mempelajari sejarah jawa, sekarang di Jakarta, banyak diceritakan tentang sejarah betawi dan Sunda. Tiba-tiba jadi terpikir, siapa leluhurku? Jadi ingat sebuah tulisan yang masih berupa judul, karena belum ada ispirasinya. Ingin rasanya mengangkat dan melakukan analisa tentang kebangkitan melayu. Makanya, saya pernah posting di blog Bang Yusril, agar suatu saat beliau mengangkat topik kebangkitan Melayu.
Dan, hari ini, saya membaca tulisan Pak Sawali, tentang potret guru. Dimata saya, tulisan itu justru mengingatkan saya pada tontonan Aa’ Gym. Pak sawali, meski saya tidak kenal dekat namun dari tulisan-tulisannya saya yakin beliau adalah salah satu figur guru yang luar biasa, justru merasa belum berbuat apa-apa. Pak sawali, dimata saya, anda juga figur pemimpin di dunia pendidikan, layaknya saya memandang seorang Aa’Gym. Andai semua guru berintrospeksi seperti anda.
Diskusi kemaren memang berakhir dengan sebuah kondisi, betapa complicated-nya kondisi bangsa kita. Betapa dibutuhkan pemimpin yang sangat komplit, seorang spiritualis, negarawan, politisi, businesman yang benar-benar mengerti akar dari bangsa Indonesia. Pemimpin yang mampu *mengutip kalimat Naga Bonar* “maling pun tergugah nasionalismenya. Betapa dibutuhkan pemimpin yang mampu merangkai kembali puzzle, sobekan-sobekan, yang perlu dirangkai menjadi utuh. Saya sempat jadi seperti umumnya kita yang patah semangat tentang kemungkinan Indonesia mencapai kejayaannya, namun toh semua menjadi tidak penting. Kita tetap perlu optimis. Sejarah mencatat, Indonesia adalah bangsa besar.
so, dimanakan pemimpin masa depan Indonesia saat ini?
Popularity: 11% [?]
walah, jadi tersanjung sekaligus malu namaku disebut-sebut. Namun, sungguh pak edo, aku hanya guru biasa saja, jauh dari predikat guru luar biasa, apalagi figur pemimpin pendidikan masa depan. *halah* itu terlalu berlebihan, pak. kalau toh saya memublikasikan refleksi di sebuah blog bisa jadi itu justru menjadi titik kelemahan saya. hanya bisa cerewet, tetapi sejatinya tak pernah bisa berbuat apa-apa buat kemajuan dunia pendidikan. meski demikian, terima kasih juga kuucapkan kepada pak edo yang telah memberikan apresiasi tersendiri kepada sosok guru yang telah lama disanjung puji lewat elegi semu: “pahlawan tanpa tanda jasa”. *halah*
-cut-
Well, read that article make me things, that theres no reason for me to feel i have been do the best.
-cut-
saya kyak redaktur aja setelah baca postingannya sampe abis cuma keingetan untuk ngigetin mas edo soal kebiasaan salah ngetik yang bikin orang jadi gak konsen untuk nangkep maksud tulisannya
(things mungkin maksudnya thinks)
#sawali : tuh kan. emang dah, padi kl tambah isi tambah nunduk hehehhe
#idham : asiikk. punya editor gratis heheheh. thank dham. done.
pengalaman tiga hari, tulisannya panjang banget mas. Gimana kalo dibikin buku aja?
No offense, Ed. But, you need to learn English a little bit more. Aku bisa nangkep maksud kalimat2 inggrismu. Tapi tata bahasanya masih kurang tepat, sehingga makna kalimat2 itu sebenarnya kurang sesuai dgn makna yg kamu maksud.
Tentang pemimpin, seperti yg pernah aku tulis disini, pemimpin adalah cermin dari masyarakatnya. Pemimpin yg baik pasti berasal dari masyarakat yg baik pula, begitu juga sebaliknya. So, hanya berharap pada pemimpin untuk perbaikan bangsa ini rasanya kok naif ya.
Sepakat ama jurus 3M dari Aa Gym. Perbaikan bangsa ini bukan hanya jadi beban dan kewajiban pemimpin, tapi juga berlaku bagi setiap individu yg merasa sbg bagian dari bangsa ini. Ketika masyarakatnya baik, pemimpin yg baik akan muncul dgn sendirinya. Selama masyarakat kita masih belum mau membenahi diri, pemimpin yg baik juga gak akan pernah muncul. Itu sebuah keniscayaan. Hanya mitos Ratu Adil yg menyatakan pemimpin baik bisa muncul dari masyarakat yg buruk. Aku pribadi menilai mitos Ratu Adil itu cuman omong kosong belaka. Sekedar dongeng pengantar tidur.
Dgn kata lain… pembenahan harus dilakukan secara menyeluruh, komprehensif.
#bee : berarti bener anjar dong bee. 2009 sebaiknya bukan pemilihan presiden, tapi pemilihan rakyat. rakyatnya yang di ganti wakakkakakak *ups.., no offence*
Sebelum cari pemimpinnya, sebaiknya ganti dulu hukum-nya. Indonesia ini butuh hukum yang sangat keras. Agar para pejabat berpikir dua kali untuk melakukan tindakan melawan hukum.
Banyangkan saja, jika mencuri dihukum minimal 30 tahun, pasti akan mengurangi tingkat pencurian. jangan seperti yang berada di KUHP sekarang, “…. dengan hukuman maksimal 6 tahun”. maksimal 6 tahun?? HUH..
Jika kata “maksimal” diganti dengan “minimal” + ditambah lama hukumannya, pasti mengurangi korupsi juga, tersangka mana yang mau menyogok kalau kena “minimal 30 tahun”? pasti ia berpikir 100x sebelum menyogok.
Tentang Rasulullah, tidak akan mungkin seorangpun dapat menyamai tindakan beliau, jangankan seorang Abdullah Gymnastiar. Abu Bakar, Umar, Utsman, dan Ali pun (yang dijamin masuk surga) tetap tidak dapat menyamai Rasulullah.
Mereka (para Amirul Mu’minin) juga melakukan banyak kesalahan-kesalahan pada saat kepemimpinannya. Hal ini juga akan terjadi pada pemimpin negara manapun.
Hukumnya yang harus dirubah, agar seorang pemimpin nantinya tidak “memanfaatkan situasi”. Tapi apa birokrat yang sedang memimpin mau untuk merubahnya? Sangat Susah Sekali, karena mereka pastinya juga ingin “memanfaatkan situasi & hukum yang lemah”.
edo : “Entah apa yang terjadi dalam hidup saya 3 hari ini. Rasa syukur yang sangat mendalam, sebuah perasaan beruntung, 3 hari terakhir saya disodori dengan tontonan yang menarik, bacaan yang menggugah, dan dipertemukan dengan orang-orang yang luar biasa dan berkesempatan berdiskusi dengan mereka. Sebenarnya tidak cuma 3 hari terakhir.”
hmm, “jangan-jangan” anda sedang “diseret”-nya menuju Hidayah …
#ded : “hmm, “jangan-jangan” anda sedang “diseret”-nya menuju Hidayah …”
waduh..
jangan nakut2in mas. mendiskusikannya saja udah pusing kok hehehhe…
thank to visit
#risvi : hehehe.. diskusi tentang yang mana yang perlu dirubah sebenarnya seperti ayam dan telor. sulit untuk diperdebatkan. karena kalau kita bicara memperbaiki aturannya, bagaimana bisa diperbaiki jika orang yang memperbaiki tidak ingin diperbaiki? toh yang bisa mengganti adalah orangnya juga
so, terkadang saya berfikir, kenapa pemimpinnya yang jadi strong point, karena memang diperlukan seorang leader yang memiliki itikad yang besar dalam melakukan perubahan. aturan adalah produk manusia. maka si pembuat aturanlah yang menjadi “subyek” dalam konteks ini.
agym vs rasullullah? jelas tidak bisa dibandingkan. rasulullah jelas nabi terakhir yang ada dimuka bumi ini. Namun, saya fikir tidak salah jika kita berharap adanya pemimpin sekelas beliau, setidaknya mendekati kualitas kepemimpinan rasulullah.
thank to visit
keren banget!!!!!
ada age gag?
coz aQuw ska baca!!!
he..he..
Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Solawat & salam selalu tercurah kepada Para Utusan ALLAH SWT.
Saya melalui tulisan ini bermaksud mengabarkan “berita baik” dari ALLAH SWT, tentang Pemimpin Masa Depan yang diharapkan oleh kita semua.
1. Mencari Pemimpin Masa Depan sesungguhnya merupakan rahasia
ALLAH SWT, ALLAH SWT akan memberitahukan kepada umat manusia yang
dikehendaki-Nya.
2. Pemimpin Masa Depan yang dapat mensejahterakan kita semua atas dasar
keridhoan dari ALLAH SWT (Hablumminallah), bukan semata-mata
pilihan manusia yang selalu berpatokan pada pandangan,
pendengaran/ucapan (Hablumminanas).
3. Dasar keridhoan dari ALLAH SWT (Insan Hablumminallah) tersebut
merupakan kunci utama dalam mensejahterakan umat manusia, karena
kepada Insan Hablumminallah ALLAH SWT telah menyerahkan seluruh
kerajaan langit dan bumi.
4. ALLAH SWT telah memberi derajat yang tinggi disisi-Nya karena
memiliki tugas dan tanggungjawab yang mulia untuk mensejahterakan
umat manusia didunia.
5. Untuk mendapatkan ridho derajat yang tinggi disisi ALLAH SWT,
Insan Hablumminallah sebelumnya telah disucikan lahir dan batinnya
dengan melewati ujian dan cobaan dalam kehidupannya.
6. Keberadaan Insan Habluminallah saat ini, belum bisa diketahui oleh
orang banyak, sekalipun itu saudaranya, tetangganya atau teman
dekatnya.
7. Kemunculan Insan Hablumminallah ini tidak bisa didasari atas
kepentingan ambisi kelompok atau golongan.
8. Kemunculan Insan Hablumminallah ini ditandai atau diiringi oleh
berguncangnya alam semesta (”seperti saat ini banyak bencana yang
sedang dan sudah terjadi”), ini terjadi semata-mata untuk
membersihkan tempat dimana urusan atau risalah ALLAH SWT akan
diturunkan.
9. Oleh karena itu saya saat ini hanya bisa menghimbau agar sabar, dan
tawakal dalam menjalani masa proses kemunculan risalah ALLAH SWT ini,
agar kesuksesan berkah rahmat ALLAH SWT, yang sudah diraih dapat
segera dinikmati oleh kita semua.
Demikian, semoga bermanfaat dan ALLAH SWT selalu menyertai kita
Wassalamu’alaikum Wr. Wb.
Assalamu’alaikum Warohmatullah Wabarokatuh
Sholawat & salam selalu tercurah kepada Para Utusan ALLAH SWT.
Saya melalui tulisan ini bermaksud mengabarkan “berita baik” dari ALLAH SWT & Para Rosul ALLAH, tentang Pemimpin Masa Depan yang diharapkan oleh kita semua.
ALLAH SWT berfirman:
Katakanlah: “Jika kamu menyembunyikan apa yang ada dalam hatimu atau kamu melahirkannya, pasti Allah mengetahui.” Allah mengetahui apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Dan Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu. (QS. Ali Imran (3) : 29
1. Mencari Pemimpin Masa Depan sesungguhnya merupakan rahasia ALLAH SWT, & ALLAH SWT akan memberitahukan kepada umat manusia yang diridhoi-Nya.
ALLAH SWT berfirman:
Engkau masukkan malam ke dalam siang dan Engkau masukkan siang ke dalam malam. Engkau keluarkan yang hidup dari yang mati, dan Engkau keluarkan yang mati dari yang hidup. Dan Engkau beri rezeki siapa yang Engkau kehendaki tanpa hisab”.(QS. Ali Imran (3) : 27)
Allah menentukan rahmat-Nya (kenabian) kepada siapa yang dikehendaki-Nya, dan Allah mempunyai karunia yang besar.(QS. Ali Imran (3) : 74)
(Kami terangkan yang demikian itu) supaya ahli Kitab mengetahui bahwa mereka tiada mendapat sedikitpun akan karunia Allah (jika mereka tidak beriman kepada Muhammad), dan bahwasanya karunia itu adalah di tangan Allah. Dia berikan karunia itu kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Dan Allah mempunyai karunia yang besar. (QS. al-Hadid (57) : 29)
2. Pemimpin Masa Depan yang dapat mensejahterakan kita semua atas dasar keridhoan dari ALLAH SWT (Insan Hablumminallah), bukan semata-mata pilihan manusia yang selalu berpatokan pada hasil pandangan/pikiran, pendengaran/ucapan (Hablumminanas).
ALLAH SWT berfirman:
Sesungguhnya Kami telah menurunkan ayat-ayat yang menjelaskan. Dan Allah memimpin siapa yang dikehendaki-Nya kepada jalan yang lurus.
(QS. an-Nur (24) : 46)
Dan Allah telah berjanji kepada orang-orang yang beriman di antara kamu dan mengerjakan amal-amal yang saleh bahwa Dia sungguh-sungguh akan menjadikan mereka berkuasa di bumi, sebagaimana Dia telah menjadikan orang-orang yang sebelum mereka berkuasa, dan sungguh Dia akan meneguhkan bagi mereka agama yang telah diridhai-Nya untuk mereka, dan Dia benar-benar akan menukar (keadaan) mereka, sesudah mereka berada dalam ketakutan menjadi aman sentausa. Mereka tetap menyembah-Ku dengan tiada mempersekutukan sesuatu apapun dengan Aku. Dan barangsiapa yang (tetap) kafir sesudah janji itu, maka mereka itulah orang-orang yang fasik.(QS. an-Nur (24) : 55)
3. Dasar keridhoan dari ALLAH SWT (Insan Hablumminallah) tersebut merupakan kunci utama dalam mensejahterakan umat manusia, karena kepada Insan Hablumminallah ALLAH SWT telah menyerahkan seluruh kerajaan langit dan bumi.
ALLAH SWT berfirman:
Katakanlah: “Wahai Rob Yang mempunyai kerajaan, Engkau berikan kerajaan kepada orang yang Engkau kehendaki dan Engkau cabut kerajaan dari orang yang Engkau kehendaki. Engkau muliakan orang yang Engkau kehendaki dan Engkau hinakan orang yang Engkau kehendaki. Di tangan Engkaulah segala kebajikan. Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu.
(QS. Ali Imran (3) : 26)
Tiadakah kamu mengetahui bahwa kerajaan langit dan bumi adalah kepunyaan Allah? Dan tiada bagimu selain Allah seorang pelindung maupun seorang penolong.(QS. al-Baqarah (2) : 107)
Kepunyaan Allah segala yang ada di langit dan di bumi; dan kepada Allah dikembalikan segala urusan.(QS. Ali Imran (3) : 109)
Kepunyaan Allah apa yang ada di langit dan yang ada di bumi. Dia memberi ampun kepada siapa yang Dia kehendaki; Dia menyiksa siapa yang Dia kehendaki; dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (QS. Ali Imran (3) : 129)
Kepunyaan Allah kerajaan langit dan bumi; dan Allah Maha Perkasa atas segala sesuatu.(QS. Ali Imran (3) : 189)
Dan kepunyaan Allah kerajaan langit dan bumi dan kepada Allah kembali (semua makhluk).(QS. an-Nur (24) : 42)
Ketahuilah sesungguhnya kepunyaan Allah apa yang di langit dan di bumi. Sesungguhnya Dia mengetahui keadaan yang kamu berada didalamnya (sekarang). Dan (mengetahui pula) hari (manusia) dikembalikan kepada-Nya, lalu diterangkan-Nya kepada mereka apa yang telah mereka kerjakan. Dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.(QS. an-Nur (24) : 64)
Kerajaan langit dan bumi. Kepunyaan-Nyalah kerajaan langit dan bumi. Dan kepada Allah dikembalikan segala urusan.(QS. al-Hadid (57) : 5)
4. ALLAH SWT telah memberi derajat yang tinggi disisi-Nya karena memiliki tugas dan tanggungjawab yang mulia untuk mensejahterakan umat manusia didunia.
5. Untuk mendapatkan ridho derajat yang tinggi disisi ALLAH SWT, Insan Hablumminallah sebelumnya telah disucikan lahir dan batinnya dengan melewati ujian dan cobaan dalam kehidupannya.
ALLAH SWT berfirman:
(yaitu) pada hari ketika kamu melihat orang mukmin laki-laki dan perempuan, sedang cahaya mereka bersinar di hadapan dan di sebelah kanan mereka, (dikatakan kepada mereka): “Pada hari ini ada berita gembira untukmu, (yaitu) surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, yang kamu kekal di dalamnya. Itulah keberuntungan yang besar”. (QS. al-Hadid (57) : 12)
Pada hari ketika orang-orang munafik laki-laki dan perempuan berkata kepada orang-orang yang beriman: “Tunggulah kami supaya kami dapat mengambil sebahagian dari cahayamu”. Dikatakan (kepada mereka): “Kembalilah kamu ke belakang dan carilah sendiri cahaya (untukmu)”. Lalu diadakan di antara mereka dinding yang mempunyai pintu. Di sebelah dalamnya ada rahmat dan di sebelah luarnya dari situ ada siksa. (QS. al-Hadid (57) : 13)
Orang-orang munafik itu memanggil mereka (orang-orang mukmin) seraya berkata: “Bukankah kami dahulu bersama-sama dengan kamu?” Mereka menjawab: “Benar, tetapi kamu mencelakakan dirimu sendiri dan menunggu (kehancuran kami) dan kamu ragu-ragu serta ditipu oleh angan-angan kosong sehingga datanglah ketetapan Allah; dan kamu telah ditipu terhadap Allah oleh (syaithan) yang amat penipu. (QS. al-Hadid (57) : 14)
Sesungguhnya Allah telah memberi karunia kepada orang-orang yang beriman ketika Allah mengutus di antara mereka seorang Rasul dari golongan mereka sendiri, yang membacakan kepada mereka ayat-ayat Allah, membersihkan (jiwa) mereka, dan mengajarkan kepada mereka Al Kitab dan Al Hikmah. Dan sesungguhnya sebelum (kedatangan Nabi) itu, mereka adalah benar-benar dalam kesesatan yang nyata.(QS. Ali Imran (3) : 164)
Allah (Pemberi) cahaya (kepada) langit dan bumi. Perumpamaan cahaya Allah, adalah seperti sebuah lobang yang tak tembus, yang di dalamnya ada pelita besar. Pelita itu di dalam kaca (dan) kaca itu seakan-akan bintang (yang bercahaya) seperti mutiara, yang dinyalakan dengan minyak dari pohon yang banyak berkahnya, (yaitu) pohon zaitun yang tumbuh tidak di sebelah timur (sesuatu) dan tidak pula di sebelah barat (nya), yang minyaknya (saja) hampir-hampir menerangi, walaupun tidak disentuh api. Cahaya di atas cahaya (berlapis-lapis), Allah membimbing kepada cahaya-Nya siapa yang Dia kehendaki, dan Allah memperbuat perumpamaan-perumpamaan bagi manusia dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu. (QS. an-Nur (24) : 35)
Mereka itu adalah orang-orang yang telah diberi nikmat oleh Allah, yaitu para nabi dari keturunan Adam, dan dari orang-orang yang Kami angkat bersama Nuh, dan dari keturunan Ibrahim dan Israil, dan dari orang-orang yang telah Kami beri petunjuk dan telah Kami pilih. Apabila dibacakan ayat-ayat Allah Yang Maha Pemurah kepada mereka, maka mereka bersyungkur dengan bersujud dan menangis. (QS. Maryam (19) : 58)
6. Keberadaan Insan Habluminallah saat ini, belum banyak diketahui, sekalipun itu keluarga, saudaranya, tetangganya atau teman dekatnya, caci maki, hinaan & fintnah beleka apabila mereka berkata yang sesungguhnya, “ini merupakan rahasia ALLAH SWT”
7. Kemunculan Insan Hablumminallah ini tidak bisa didasari atas kepentingan ambisi pribadi, kelompok atau golongan, tetapi berdasarkan kehendak dari ALLAH SWT yang maha pengasih lagi maha penyayang umat-Nya di seluruh dunia.
8. Kemunculan Insan Hablumminallah (Insan Sejati/Khalifah ALLAH) ini dapat kita ketahui dengan adanya tanda-tanda berguncangnya alam semesta (”seperti saat ini banyak bencana yang sedang dan sudah terjadi, banjir bandang, gempa bumi, angina topan, kebakaran, peperangan & musim/cuaca yang tidak menentu akibat putaran Bumi / massa yang dipercepat”), ini terjadi semata-mata untuk memepercepat dan membersihkan tempat dimana urusan atau risalah ALLAH SWT akan diturunkan.
ALLAH SWT berfirman:
Tiada suatu bencanapun yang menimpa di bumi dan (tidak pula) pada dirimu sendiri melainkan telah tertulis dalam kitab (Lauh Mahfuzh) sebelum Kami menciptakannya. Sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi Allah. (QS. al-Hadid (57) : 22)
(Kami jelaskan yang demikian itu) supaya kamu jangan berduka cita terhadap apa yang luput dari kamu, dan supaya kamu jangan terlalu gembira terhadap apa yang diberikan-Nya kepadamu. Dan Allah tidak menyukai setiap orang yang sombong lagi membanggakan diri, (QS. al-Hadid (57) : 23)
9. Dari jumlah milyaran penduduk di dunia, hanya kepada Insan Hablumminallah ALLAH SWT telah ridho menurunkan rahmat dan hidayah-Nya, dimana jumlah Insan Hablumminallah hanya dibawah hitungan jari tangan kita, oleh karena itu kita sebagai bangsa Indonesia wajib bersyukur kepada ALLAH SWT atas terpilihnya sebagian umat di Indonesia untuk menjalankan dan melaksanakan perintah atau amanah dari ALLAH SWT dalam membantu, membangun, menata, mensejahterakan dan memakmurkan umat di dunia. Dan untuk saat ini kami hanya bisa menghimbau kepada saudara-saudara untuk bersabar, dan bertawakal kepada ALLAH SWT dalam menjalani masa proses kemunculan risalah ALLAH SWT ini, sehingga kesuksesan berkah rahmat dari ALLAH SWT, yang sudah diraih dapat segera dinikmati oleh kita semua.
ALLAH SWT berfirman:
Wahai orang-orang yang beriman, bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu dan tetaplah bersiap siaga (di perbatasan negerimu) dan bertakwalah kepada Allah, supaya kamu beruntung.
(QS. Ali Imran (3) : 200)
Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku-ridhai Islam itu jadi agama bagimu. (QS al-Maaidah [5]: 3)
Demikian, berita risalah ALLAH SWT ini saya kabarkan, semoga bermanfaat dan ALLAH SWT selalu menyertai kita semua. “amin”.
Mohon maaf apabila dalam menyampaikan berita ini kurang berkenan di hati anda.
Wassalamu’alaikum Warohmatullah Wabarokatuh
MENGUNGKAP MISTERI “SUPERSEMAR” TERKAIT KERIDHOAN ALLOH SWT
Assalammmu’alaikum warohmatulloh wabarokatu
Pertama-tama sebelum mengukapkan berita baik ini, kami sebagai manusia yang tidak memiliki daya dan upaya, mengucapkan mohon maaf apabila ada kata-kata dalam pengungkapan berita ini kurang berkenan di hati anda semua, tapi hal ini harus tetap kami sampaikan demi kebaikan kita bersama.
Syukur alhamdulillah atas berkah dan ramhat ALLOH SWT pada kesempatan ini kami akan mengungkap “MISTERI SUPERSEMAR”, dimana selama bangsa Indonesia berdiri belum pernah ada yang mampu mengungkapkan secara terbuka, mengingat ketidak tahuan atau ketidak pahaman mengenai hal yang satu ini, memang perlu dimaklumi karena hal ini ada kaitan langsung dengan Risalah ALLOH SWT di dunia.
Kata/kalimat/selogan “SUPERSEMAR” muncul ketika terjadi perpindahan kekuasaan dari Presiden SOEKARNO kepada Presiden SOEHARTO, dimana bangsa Indonesia sampai saat ini mengenalnya adalah “Surat Perintah Sebelas Maret” (Surat Mandat Kepemimpinan yang dibuat/ditanda tangani oleh Presiden SOEKARNO), untuk memberikan “kekuasaan” yang lebih kepada Presiden SOEHARTO untuk mengambil tindakan yang “perlu” di saat Indonesia sedang mengalami kondisi politik yang tidak menentu setelah peristiwa Gestapu tahun 1965.
Melihat situasi tersebut di atas, mari kita buka makna sesuangguhnya tentang “SUPERSEMAR” :
APAKAH SUPERSEMAR ITU ?…..
SUPERSEMAR sejatinya adalah “Wasiat Perjanjian Negara” terkait langsung dengan Risalah ALLOH SWT yang sedang berjalan di muka bumi ini, karena kandungan isinya menunjukan keberadaan atas HARTA & BENDA MILIK ALLOH SWT yang tersebar di “sebagian besar” negara-negara di dunia.
SIAPA YANG MEMILIKI HAK UNTUK MEMEGANG / MELAKSANAKAN WASIAT INI ?….
“Wasiat Perjanjian Negara” hanya bisa dipegang atau dilaksanakan oleh “Manusia Sejati” (manusia yang telah sempurna/dikukuhkan jatidirinya dihadapan ALLOH SWT), yang memiliki tali/hubungan secara langsung dengan ALLOH SWT dan Para Rosul ALLOH SWT, oleh karena itu hal ini tidak bisa dirampas atau dikuasai oleh manusia yang memiliki ambisi pribadi, kelompok atau golongan, tetapi semata-mata hanya dapat dikuasai oleh Insan yang melangkah untuk kepentingan bangsa dan negara atau umat diseluruh dunia atas ridho ALLOH SWT.
”RAHASIA DI SISI ALLOH SWT” tetap meyelimuti adanya “WASIAT PERJANJIAN NEGARA”, karena redaksi yang tersurat dan melekat kepadanya, hanya dapat dijabarkan atau diterjemahkan oleh para Rosul ALLOH SWT, terkait atas keberadaan – HARTA & BENDA MILIK ALLOH SWT – yang dinyatakan hanya berupa KODE atau SYMBOL saja.
APA MAKNA YANG TERKADUNG DALAM WASIAT INI ?…..
“Surat Wasiat ini adalah symbol / tanda / bukti induk atau bukti nyata mengenai telah diturunkan-Nya Wahyu Kepemimpinan yang diridhoi oleh ALLOH SWT” dan merupakan hak penguasaan atas harta-harta titipan ALLOH SWT untuk dipergunakan dalam membantu, membangun, menata, mensejahterakan dan memakmurkan umat di seluruh dunia.
SEJARAH DITURUNKAN-NYA WASIAT ALLOH SWT :
Didalam peradaban sejarah umat manusia salah satu utusan ALLOH SWT yang paling kaya di dunia adalah Beliau Nabi Sulaiman AS, umat muslim sendiri terkadang jarang menghayati atau menghiraukan mengenai hal ini, kenapa Beliau ini bisa menjadi utusan ALLOH SWT yang paling kaya ?!. Maka untuk membuka tabir hal ini memang membutuhkan hidayah / ridho dari ALLOH SWT dalam mengungkapkannya.
Disinilah sesungguhnya awal atau pertamakalinya ALLOH SWT menurunkan / menitipkan “WASIAT” harta-harta dunia milik ALLOH SWT kepada Beliau Nabi Sulaiman AS, hanya kemudian setelah Beliau Nabi Sulaiman AS wafat, harta benda milik ALLOH SWT tidak pernah diketahui rimbanya (menjadi rahasia ALLOH SWT), memang pada masa itu tidak bisa dipublikasikan seperti zaman sekarang yang peradabannya semakin maju (moderen).
Setelah ribuan tahun putaran zaman/masa silih berganti hingga pada akhirnya atas ridho ALLOH SWT pada tahun 1945 Bangsa Indonesia merdeka, terbebas dari belenggu penjajahan, yang kemudian saat itu pemerintahan Indonesia untuk pertamakalinya dipimpin langsung oleh Beliau Persiden SOEKARNO. Pada masa atau pase kepemimpinan SOEKARNO, ALLOH SWT melalui salah seorang Rosul-nya menurunkan Mandat atau Wasiat untuk memulai menata kembali dalam membuka tabir yang selama ini menjadi misteri umat manusia di dunia, dengan cara merekap atau membukukan atau menginventarisasi kembali mengenai harta-benda milik ALLOH SWT yang tersebar di dunia ini, melalui tangan atau dibawah kendali Persiden Pertama Indonesia yaitu SOEKARNO atas izin dan ridho ALLOH SWT.
Pada masa kepemimpinan SOEKARNO harta benda milik ALLOH SWT itu, belum sempat secara menyeluruh dipergunakan langsung oleh Beliau, hingga pada akhirnya kepemimpinan beralih kepada Beliau Presiden SOEHARTO. Pada masa kepemimpinan Beliau SOEHARTO dimulailah harta benda milik ALLOH SWT ini dibakukan melalui “badan hukum” untuk kemudian dimasukan secara bertahap dari Luar Negri ke Dalam Negri, melaui berbagai system atau cara dunia per-bank-kan. Disinilah cukup jelas peran SOEHARTO dalam kaitan risalah ALLOH SWT ini, yaitu berjuang untuk mengawal dan membakukan harta-harta milik ALLOH SWT masuk ke Indonesia. Setelah harta-harta milik ALLOH SWT berada di Dalam Negri, pada masa kepemimpinan SOEHARTO, banyak harta-benda milik ALLOH SWT ini diincar atau diburu dan disalahgunakan oleh orang-orang disekitarnya yang serakah atau tidak bertanggung jawab atau memanfaatkan situasi (hanya memikirkan kepentingan atau ambisi pribadi, kelompok atau golongan). Mereka yang menyalahgunakan harta-harta milik ALLOH SWT ini, tidak menyadari akan risalah ALLOH SWT ini, akibat hati dan pikirannya tertutup dengan bergelimangnya harta, tahta & wanita. Sesungguhnya ALLOH SWT memiliki cara untuk mengontrol atau mengendalikan dan mengawasi harta-harta itu tanpa diketahui atau disadari oleh manusia itu sendiri.
Setelah pase kepemimpinan SOEHARTO berakhir sampai dengan pemimpin saat ini, WASIAT ALLOH SWT atau manusia saat ini sering menyebut SUPERSEMAR, tidak pernah dipindah tangankan oleh Presiden SOEHARTO, karena sesungguhnya telah diambil kembali oleh Para Utusan ALLOH SWT atas izin ALLOH SWT yang selanjutnya untuk diserahkan kepada “MANUSIA SEJATI”, (Manusia yang diridhoi oleh ALLOH SWT). Sebagai PEMIMPIN SEJATI – MASA DEPAN, yang dipersiapkan sebagai kepanjangan “langkah dan tangan ALLOH SWT” di dunia untuk melaksanakan kehendak-Nya mensejahterakan seluruh Umat-Nya, terkait dengan Risalah-Nya.
Kami sebagai bagian dari bangsa Indonesia mengucapkan Syukur Alhamdulillah atas telah diberikannya rahmat dan hidayah untuk mengungkapkan berita yang sesungguhnya ini, demi kepentingan khususnya bangsa dan Negara serta umat manusia didunia pada umumnya, agar tidak terprosok semakin dalam.
Semoga dengan disampaikannya berita baik ini yang bertepatan dengan menjelang bulan suci Ramadan 1430H ini, ALLOH SWT memberikan atau menurunkan jalan terbaik untuk umat di Indonesia khususnya dan umat didunia pada umumnya.
Dan juga kami menghimbau kepada umat di Indonesia dan Umat di seluruh dunia, untuk berhenti melakukan kegiatan yang dapat merugikan bangsa/umat di Indonesia, akibat dari pemaksaan suatu paham atau mazhab yang belum tentu kebenarannya di sisi ALLOH SWT. Insya ALLOH setelah membaca secara seksama tulisan di dalam situs ini anda akan mengetahui siapa sesungguhnya dibalik berdirinya bangsa Indonesia ini, apabila anda belum juga memahami tulisan-tulisan ini segeralah bermunajat kepada ALLOH SWT agar supaya diberikan hidayah, sehingga ALLOH SWT tidak terus-menerus menurunkan azab-Nya di muka bumi ini.
Demikian, terimakasih atas perhatiannya.
ALLOH SWT SELALU BESERTA KITA……
Wassalamu’alaikum warohmatulloh wabarokatuh.
Jakarta, 21 Agustus 2009
Jum’at Menjelang Ramadan 1430H
ttd
Insan Hablumminalloh
Assalammu’alaikum warohmatulloh wabarokatuh
Salam berjuang untuk para pemuda Indonesia, sudah saatnya kita tampil meneruskan perjuangan para leluhur kita, tidak perlu pesimis atas situasi saat ini, walaupun pemuda harus memikul beban warisan masalah yang begitu rumit dan berat, ALLOH SWT sudah memberikan jalan terbaik bagi kita, kami selaku generasi muda tidak rela anak cucu kita kelak harus memikul beban dari ulah kita sendiri, Cukup sudah warisan lembaran hitam sampai di genarasi kami saat ini. Wahai para drakula penghisap rakyat segeralah bertobat sebelum ALLOH SWT membuat perhitungan atas tindakan yang kalian lakukan, kami saat ini memohon dengan keras kepada ALLOH SWT agar mereka segera dimusnahkan dari muka bumi Indonesia ini. Jangan ajari kami dengan kemunafikan, jangan wariskan kemunafikan kepada kami, kami sudah muak atas kemunafikan yang dipertontonkan di hadapan kami, sebagai generasi bangsa ini kami telah siap menerima tanggungjawab, modal kami hanya KERIDHOAN ALLOH SWT.
ALLOH SWT selalu beserta kami… amin.
Wassalammu’alaikum warohmatulloh wabarokatuh
Jakarta, 10 Novemeber 2009
ttd
Insan Hablumminalloh