laskar pelangi in action
Hari ini aku berangkat kantor agak siang. jam 11-an. Tidak sengaja, ketika tengah bersiap-siap, saya menonton salah satu stasiun TV yang kembali menyiarkan cerita tentang laskar pelangi. sayang, saya tidak menontonnya dari awal.
Namun di sesi terakhir itu, Andrea Hirata menceritakan bahwa dia ingin “menghidupkan kembali” sekolah Muhammadiyah yang pernah membesarkannya. Membangun kembali “laskar pelangi”. Dia menamakan aktifitas tersebut dengan “Laskar Pelangi In Action“.
Sebuah niatan bagus. Saya sendiri dulu pernah berniat untuk melakukan perbanyakan buku laskar pelangi untuk dibagikan ke sekolah-sekolah, ditaruh di perpustakaan. sebagai bacaan “wajib” ketika waktu senggang bagi siswa dan guru. Saya mencoba mencari kontak ke andrea hirata. Oleh seorang teman, saya hanya mendapatkan kontak ke Riri Riza yang katanya akan membuat film-nya Laskar Pelangi. Waktu itu, salah seorang pejabat di Diknas yang saya kenal baik berkenan membantu mendanai. Kebetulan tahun kemaren saya masih jadi konsultan disana. Saya memang menyampaikan rencana saya ke beliau. Namun waktu itu beliau sedang di Paris. Saya ingin mengontak Andrea dengan tujuan agar rencana ini tidak dilihat dalam kacamata bisnis. Artinya, saya berfikir buku tersebut sebaiknya dicetak dalam konsep “not for sale”, dicetak dengan kertas murah, sehingga dengan uang seadanya, bisa menghasilkan lebih banyak buku. Sayang, menurut teman saya Andrea tidak akan menyukai jika saya membawa-bawa institusi pemerintahan dalam aktifitas ini. Dan sayang juga, saya tidak punya “bendera” yang bisa dibawa, karena butuh lembaga resmi untuk mengajukan bantuan tersebut ke Diknas. Akhirnya rencana ini kandas.
Back to Andrea Plan, saya fikir ide Andrea sangat bagus. Memang perlu dibangkitkan kembali rasa kecintaan kita kepada guru, mengembalikan guru pada tempatnya yang mulia, dan menyadarkan guru bahwa profesi tersebut adalah profesi mulia yang sayang jika terkotori oleh permasalahan kehidupan belaka. Menyadarkan pemerintah; dan tentu kita semua; atas tanggungjawabnya mencerdaskan kehidupan bangsa. Juga menyadarkan kita akan pentingnya membangun dan menggapai mimpi, bahwa masih banyak orang yang kehidupannya jauh lebih parah dari kita namun mampu meraih apa yang diinginkan. Melahirkan lebih banyak orang-orang Indonesia yang merasa termarginalkan, tapi justru menjadi terpacu atas ke-marginal-annya.
Semoga Andrea Hirata tidak terjebak pada eforia. Tidak sedikit orang yang masih sangat lurus atas rencananya ketika diawal, dan tidak sedikit yang akhirnya terpleset atas puja puji orang. Seperti “curhatan” Aa’ Gym di acara Kick Andy beberapa waktu lalu, episode ke 3, adalah episode berbahaya, ketika semua kemudahan datang, puja puji berlimpahan. Padahal justru disitu lah bahaya datang mengancam.
Semoga mimpi Andrea Hirata tidak berhenti hanya menghidupkan kembali Sekolah Muhammadiyah yang membesarkannya. Tapi berkembang menjadi kegiatan yang “menghidupkan kembali” dunia pendidikan kita dan membawanya ke jalan yang benar. Saya yakin ada banyak sekolah-sekolah lainnya yang membutuhkan bantuan. Andai Andrea Hirata punya energi, membuat institusi yang benar-benar fokus membantu dunia pendidikan kita dalam skala besar. Saya yakin akan banyak orang yang bersedia membantunya. Yang penting, menjaga konsistensi dari tujuan mulia, dan menjaga agar tujuan tersebut tidak terkotori oleh “free rider” yang hanya ingin numpang populer.
Kepada Andrea Hirata, Selamat berjuang. Andai saya bisa ikut membantu anda..
Popularity: 3% [?]
Amin. Salut moga Andrea makin sukses
#ersis : hehehe.. iya bang. moga2 ada banyak andrea2 lainnya
Untuk Laskar Pelangi ada hal yang menarik, menurut saya walau saya belum pernah membacanya,hanya tulisan dari edo saja. Jadi komentar saya ini mungkin banyak kekurangannya. Keinginan dari seseorang yang berhasil untuk balas budi terhadap sekolah yang telah berhasil membesarkannya menjadi seseorang, bahkan novel ini akan dijadikan sebuah film.
Saya juga sangat setuju oleh apa yang dikatakan edo bahwa Bang Andrea ini akan menjadi trigger untuk membangun persekolahan yang sudah lama tidak karuan ini.
Yang paling penting menurut kami adalah bagaimana kita bisa melakukan sebuah perubahan paradigma ‘belajar sepanjang hayat’. Silakan dengan formal maupun nonformal serta informal. Dengan adanya perubahan paradigma sudah barang tentu akan membangkitkan gairah pendidikan di Indonesia, media film dirasakan amat sangat membantu, mudah-mudahan filmnya dibuat baik ya do.
Hal yang paling menonjol untuk merubah paradigma sebenarnya dengan melakukan pendekatan secara personnal akan lebih terasa lagi, selain dengan metode media publikasi. Mungkin Edo bisa memikirkan metode merubah paradigma ini ya…
ndak sabar nungguin Maryamah Karpov deh, lama bener yaaaak
Yup, salutt buat bang Andrea Hirata. semoga perjuangannya bisa bermanfaat bagi banyak orang !
#cossalabu : mending baca deh kos. ngga ada ruginya
#tamansari : samaaaaaaaaaaaa
#tion : yup. dan yang lebih penting, semoga akan ada lebih banyak andrea hirata. dan lebih sip lagi, lebih banyak ibu muslimah lainnya yang bisa menginspirasikan dan melahirkan banyak andrea2 lainnya
mas edo, kenapa ga dicoba ajukan ke andrea, walau harus membawa bendera institusi pemerintah. toh yang penting dicoba dulu. kalo ditolak ya gpp, sing penting niat dan usahanya gitu.
Lagipula lebih baik didanai oleh diknas, daripada didanai oleh partai politik.
mudah2an andrea juga tetap bertahan dengan idealismenya, dan tak mau menukarnya demi kepentingan pribadi. saya doakan begitu.
maju terus mas edo.
#resvi : hehehe.. yah, seperti yang saya bilang, saya tidak punya kontak langsung dengan andrea, tidak ada institusi yang bisa dibawa, dan jujur, saya juga disibukkan oleh aktifitas sendiri
salam kenal, resvi
Kontak andrea di http://www.sastrabelitong.multiply.com atau ke nomor 085220013456. Dulu ini no andrea, tp sekarang katanya dipegang dhinie, organizernya. GOOD LUCK.
Maaf, nomor yg benar: 085220016543
Maaf, salah lg, hehe, hp itu dipegang dhipie kuron, manajer andrea.
Laskar Pelangi hebatnya melebihi Harpot. Benar-benar oke bgt Bang Andrea…sukses ya…
Ass. Maaf nih saya mau tanya nomor kontak Andrea Hirata, siapa mau bantu . Trims