selamat menjadi ayah, wahai sahabat..
3 hari lalu salah seorang sahabatku menjadi ayah. Istrinya melahirkan anak pertama mereka, laki-laki, dan alhamdulillah sehat. Selamat ya hir
Saya terkadang suka senyum-senyum sendiri kalau ingat betapa gelisahnya dia menunggu anak pertama mereka. Betapa bingungnya dia ketika istrinya minta sesuatu dimasa kehamilannya. Gopoh, kalau kata orang jawa. Kadang saya suka mikir, lha ini yang mau melahirkan yang laki apa yang perempuan? hehehhee.. Membayangkan seorang computer addict, programmer handal, penjaga gawang bagi system-system yang kami kembangkan. Sahabat saya yang satu ini benar-benar memanjakan saya dan teman-teman. Blog ini pun mulai awal dan berbagai perubahannya adalah atas kebaikannya. Saya benar-benar jadi manja beberapa tahun terakhir karena keberadaannya. Seorang sahabat yang dalam urusan komputer dan berbagai pernak perniknya at least sampai saat ini belum pernah bilang tidak bisa kepada saya jika client kami meminta sesuatu yang aneh-aneh. Paling banter dia bilang “wah, kalau itu sulit mas…”. Tapi toh endingnya dia tetap menyanggupinya. Mulai dari waktu yang sangat mepet dan terbatas, sampai system yang njelimet. Dimata saya, dia seorang profesional yang luar biasa. Dan, madura banget! kekekke…
Tapi apa yang terjadi jika seorang addict seperti dia menjadi ayah? heiuheiuhiuehe… ini bagian lucunya.
Hari ini mereka sudah meninggalkan rumah sakit dan mulai menjalani kehidupan sebagai keluarga yang lengkap. Ada ayah, ibu, dan anak. Saya menelepon dia hari ini, sekedar bertanya kabarnya. Tau apa jawabannya?
“sek mas, cek ribet iki. dilut yo?” (mas, bentar mas, masih ruwet nih. bentar ya?”). Dan sampai sekarang, sudah 1 jam lebih dari waktu saya menelepon tadi, dia masih belum menelepon balik. Berarti dia masih sibuk. Disibukkan oleh si kecil.
hihihi.. saya tidak bisa menahan kegelian saya. Belum pernah saya melihat dia, setelah mengenalnya bertahun tahun blingsatan seperti ini. Ternyata seorang mantan hacker bisa mumet juga, bukan oleh karena system yang ribet, program yang nyelimet, bukan serangan hacker pada system-sytem yang kami bangun. Tapi karena anak mereka!. Kita pernah punya client mulai jadi organisasi besar, perusahaan besar, sampai lembaga pemerintahan yang mengharuskan kita ketemu dengan beberapa pejabat-pejabat yang… ya…. you know lah. Tapi toh selama ini dia cuek saja. Sama anaknya? heuiheiuhe.. akhirnya sahabat satu ini bertekuk lutut juga :p
hihihihi…Maha Besar wahai engkau Tuhan..
Oh ya. Waktu istrinya melahirkan, saya bertanya siapa nama anaknya. Dia belum tau. Yang jelas katanya, kalau di singkat anaknya harus bernama RHEL atau RHAS, yang setahu saya identik dengan nama salah satu operating system linux (setahu saya, RHEL itu = Red Hat Enterprise Linux, sedangkan RHAS itu = Red Hat Application Server. bener nggak sih? hihihihi. Maap, ngga ngerti banget soal ini) yang memang dari jaman dia belajar di kampus dulu sampai sekarang dia sangat cinta dengan OS satu ini, meskipun berbagai operating system lainnya pun tetap dia lahap. Membayangkan addictnya sahabat satu ini saya suka ngakak sendiri kalau membayangkan apa yang akan dia lakukan terhadap anaknya.
So, ada yang mau ikut urun rembug menymbang nama buat sahabat saya ini?
But, apapun itu, congratulation brother. Gutlak. Selamat karena telah menyempurnakan hidupmu.
ps : eh, anyway, ada yang tau dijakarta ada tempat orang jualan satu kelinci tak?
update :
selamat datang RoiHan Erfan Latief…
ntar kapan-kapan kita jalan-jalan, nyari “pemandangan indah” di mall. masalahnya bapakmu bisanya cuma nyarinya di messenger, channel mIRC, FS, blog, dan web “tertentu”wakakkakaka… ups..
ntar kalo mo belajar “menerawang” tanya sama om agus ato om nanang yah
kalo belajar gitar sama “tante” susie
kalo belajar nge-hack sama om dudi
kalo belajar maboks sama om epat ajah okieh?
nah.. kalo mau ruwet, ngga usah belajar. deket-deket aja ama om om kamu yah. terutama sama om tjokro. dijamin ruwet!
Popularity: 1% [?]
edo kapan?
#epat : hush..
macasih..
sekarang aja dah insap om
dulu sih biasanya berburunya kan gak dimalang
jadinya gak ada yang tau hihihi
#sahir : heheheh.. berarti diluar malang dong berburunya? :p
Bung Sahir ya yang baru dapat bayi kecil. Selamat ya. Semoga jadi anak sesuai kepenginan bapak ibunya (bukan hacker kan?).
Edo, sudah dikasih contoh sedemikian rupa, kalau nggak cepet2 menyusul kebangetan deh. Kebanyakan antibiotik, jadi kebal.
kalo si cachak sih si kecilnya pasti yang jelas bakal dikenalkan sama torrentflux dulu, baru kemudian dikenalkan dengan hdd berkapasitas besar *ngecek koleksi pribadi yang baru =))
#dikky : ups…
#dudi : hihihi.. yoi dud :p
Ah..ini tulisan yang sedikit membuat mata berkaca-kaca…
Manis
#peri negeri internet : ah.. masa sih..
wah selamat ya….
sampaikan sama mas sahir kalo saya ini teman sma-nya.
kao bisa bisa hubungin saya di email wendy_kaconk@yahoo.com
trims ya…