ketika teknologi diabaikan…

Edo on March 26th, 2008

Sebuah pernyataan menarik dikeluarkan oleh Perdana Menteri Malaysia, Ahmad Badawi yang saya baca di detik. Tentang sebuah warning yang disampaikan oleh Ketua Partai terbesar di Malaysia agar partainya tidak mengabaikan para pemilih yang berada di komunitas Internet.

Ya, beberapa waktu yang lalu, pemilu Malaysia telah memberikan warna baru dalam pesta demokrasi di negeri tetangga kita tersebut. Setelah selalu mendominasi parlemen, kali ini ; meski tetap mayoritas, untuk pertama kali akumulasi partai-partai oposisi mendapatkan suara yang signifikan yang membuat UMNO tidak lagi bisa semena-mena di parlemen.

Kita sendiri tahun depan akan menghadapi pesta demokrasi. Meski saya mendukung pemanfaatan ICT oleh partai-partai dalam melakukan analisa, pendekatan, penggalangan massa, akan tetapi saya masih belum yakin aktifitas ini memberikan impact yang signifikan di negeri ini. Akan tetapi semua yang ada toh bermula dari tiada. Dan siapa yang melakukan pemanfaatan lebih dulu tentu saja memiliki potensi untuk mendulang keuntungan yang lebih besar. Point saya bukanlah sebuah point pesimis, tapi point realistis. Saya tidak ingin terjebak menjadi “pedagang ICT” yang dengan gombalnya mendewakan IT sehingga IT tidak diposisikan pada porsinya, mengakali masyarakat dengan sebuah kendaraan canggih bernama teknologi tanpa peduli apakah benar teknologi tersebut akan memberikan manfaat bagi masyarakat, menjadi orang pintar yang tidak memintarkan yang lain, tapi justru membuat orang lain semakin bodoh. Menurut hemat saya, para pemain ITmasih butuh energi besar untuk membawa perubahan yang benar dinegara ini.

Semoga, suatu saat nanti, peran ICT dalam peta pesta demokrasi di Indonesia akan memberikan kontribusi yang signifikan. Atau siapa tau, apa yang terjadi di Malaysia membuka mata kita…

Popularity: 2% [?]

Leave a Reply

You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>