I Miss You, Sir…
Seorang teman menulis tentang pidato Barrack Obama pada Konvensi Partai Demokrat. Akupun mengunduh text pidatonya di website BBC. Aku sempat ingin menulis yang sama, tapi akhirnya memilih sudut pandang yang berbeda. But i just can say, i agree with you, bro. Completely agree.
Silahkan membaca sudut pandang teman saya di blog nya. Atau menonton langsung tayangan pidato Mr. Obama di you tube.
Tiba-tiba saja saya merindukan Sang Pendiri negara ini. Seperti yang dibilang oleh Dedi Mizwar ketika memerankan tokoh naga Bonar.
“Bahkan seorang pencuripun tergugah nasionalismenya ketika mendengarkan Bung Karno berbicara…”
Ya. Memang mungkin tingkat pendidikan kita tidak setinggi masyarakat di Amerika. Tapi dulu, berpuluh tahun yang lalu, seorang bernama Soekarno bisa membakar semangat Rakyat Indonesia yang mungkin tingkat pendidikannya mungkin lebih parah dari sekarang. Seorang anak Indonesia yang kharismanya tidak kalah jika dibandingkan dengan tokoh tokoh legendaris seperti Luther Martin King, Gandhi, Nelson Mandela, John F Kennedy atau Barrack Obama. Hey, Indonesia pernah melahirkan tokoh seperti itu!.
Tiba tiba saja aku merindukan Bapak Bangsa itu. Aku Rindu Bung Karno…
I Miss you Sir.. This country needs you..
Popularity: 3% [?]
Subscribe to this blog's RSS feed
silaturrahmi dan tim
Hari ini, salah satu programmer dikantor mengundurkan diri. Ini hal baru buat saya. 2 tahun menjalankan usaha, memang belum pernah ada yang mengundurkan diri. Dari hanya ber-empat, sampai sekarang 20 orang, belum pernah ada yang mengundurkan diri. Apalagi di pecat. Andai ada, cuma 1 orang dengan alasan yang jelas tidak bisa ditolak. Karena mantan costumer service kami dulu dinikahi oleh teman saya sendiri, yang berdomisili di Kendari :). Read the rest of this entry »
Popularity: 2% [?]
Pemimpin dan Kepentingan
“Saya bangga sekali berdiri di sini malam ini. Sebagai seorang ibu yang bangga, sebagai demokrat yang bangga, sebagai senator New York yang bangga, dengan bangga saya mendukung Senator Barack Obama,” “Sahabatku, waktunya kini berjuang demi tanah air yang kita cintai. Tak masalah anda telah memilih saya atau Barack (Obama), waktunya sekarang untuk bersatu dalam satu partai dengan tujuan tunggal,”
“Barack Obama adalah calon saya dan dialah yang semestinya menjadi presiden kita,” kata Hillary. “Kita satu tim dan tak seorang pun boleh berpangku tangan. (Maka itu) Pemilu ini adalah pertaruhan demi masa depan kita. Ini adalah pertarungan yang mesti kita menangkan,”
“Kita tak menginginkan empat tahun lagi (kesalahan) dari delapan tahun (kesalahan semasa kepemimpinan Bush)”
“Kita harus terus jalan (berjuang). Tapi sebelum kita melenggang, kita mesti memilih dulu Barack Obama. Mari pilih Barack Obama dan Joe Bidden demi masa depan negeri kita,” Read the rest of this entry »
Popularity: 5% [?]
rumput dan jati diri
“Rumput tetangga selalu lebih hijau…”
Quote ini tentu sangat kita kenal. Dimana apa yang dimiliki oleh orang lain selalu terlihat lebih baik. Sometimes ini dapat membuat kita terpacu, ketika melihat kelebihan orang lain dan ingin seperti mereka. Namun disisi lain juga bisa menjerumuskan. Karena hanya akan menumbuh-kembangkan rasa iri hati, dengki, dan sebagainya. Dan salah satu impact yang paling fatal menurut saya adalah : jadi kehilangan jati diri. Read the rest of this entry »
Popularity: 2% [?]
Ide Konyol
Tulisan kali ini ada kaitannya dengan ajakan berbuat salah yang saya sampaikan di tulisan sebelumnya.
Beberapa waktu lalu, saya dengan beberapa teman berkeinginan membuat sebuah portal musik dengan segmen tertentu. Saya memang suka musik. Tapi saya bukan musisi. Ide ini sebenarnya telah muncul lama. Tapi tidak berani saya jalankan karena saya tidak terlalu memahami dan tidak bergaul dengan komunitas musik. Tidak faham ruhnya. Bagaimana caranya agar komunitas tersebut bisa berbagi melalui media portal. Apa harapan mereka. Atau jangan-jangan mereka tidak butuh? Akhirnya, ide ini terbengkalai lama. Read the rest of this entry »
Popularity: 5% [?]
memimpikan taman belajar kreatif
“Tidak!. Yang harus disasar adalah anak SD!. kalau perlu anak TK!”
Itu sebuah potongan kalimat ketika kami berdebat : saya, sahabat saya denmas dengan ndoro-ndoro penghuni dapur sebelah.
Ya. Kami dipertemukan oleh tema dan interest yang sama : Pendidikan. Dipertemukan oleh seorang teman yang sekarang tengah melanglang buana di negara Paman Sam sana. Obrolan ini pulalah yang membuat saya dan teman-teman akhirnya punya “taman bermain” yang layak dibilang kantor lagi 4 bulan yang lalu. Obrolan itulah yang akhirnya membawa saya berkenalan dengan guru-guru hebat yang telah mengajari saya banyak hal. Sungguh, tidak pernah saya bermimpi berkesempatan untuk menimba ilmu dalam keseharian dari tokoh-tokoh yang selama ini cuma saya kenal di dunia blog. Menariknya, saya tidak pernah merasa “diajari”. Tapi dalam interaksi sehari-hari, selalu ada hal yang saya dapatkan. Semesta memang tengah berbaik hati kepada saya
Read the rest of this entry »
Popularity: 4% [?]