Harga Sebuah Janji dan Komitmen

Edo on September 20th, 2008

Berapakah harga sebuah janji dan komitmen dimata anda?

Bagi saya, AMAT SANGAT BESAR!. Sebagai orang yang tidak memiliki apa-apa secara materi baik dalam bentuk harta benda, keunggulan fisik, dukungan “jaringan” atau network sebagaimana yang dimiliki oleh sebagian orang yang beruntung, ditambah dengan  posisi sebagai perantau  yang tidak bisa menggantungkan diri pada keluarga, saya selalu mengupayakan untuk memenuhi janji. Kenapa? Hanya itu yang saya miliki. Entah akan menjadi apa saya nantinya, jika satu-satunya yang bisa saya pegang tidak lagi saya bisa andalkan.

Ketidak-unggulan atas hal-hal yang terlihat dan terukur saya coba untuk dijadikan semangat dan pemacu, dengan meningkatkan kemampuan-kemampuan yang lain yang saya miliki. Saya sangat percaya akan hukum keadilan Tuhan. Saya percaya akan kasih dan sayang-Nya. Atas segala kekurangan yang saya miliki, saya mensyukurinya dengan amat sangat.

Ada pengertian yang sangat dalam bagi saya tentang janji. Janji dan komitmen itu bukan sekedar memenuhi apa yang telah kita janjikan. Tapi memenuhi janji adalah sebuah pekerjaan sepenuh hati, sekuat tenaga, sebuah kegiatan yang dipenuhi dengan nilai-nilai professionalisme, memberikan lebih dari apa yang kita janjikan. Memenuhi janji dan komitmen tidak bisa hanya dipenuhi dengan omongan saja, harus dari lubuk hati yang paling dalam, agar seluruh semesta bekerja untuk kita dalam memberikan yang terbaik. Janji dimata saya bukan memberi sejumlah yang saya janjikan, tapi janji adalah standard minimal yang harus dipenuhi. Sungguh sangat berat rasanya ; bahkan menyesakkan, ketika saya menyadari tidak mampu memenuhinya, sekalipun itu bukan janji dan komitmen saya secara pribadi.

Tapi ada hal yang mungkin saya lupakan, dan Tuhan telah mengajari saya secara langsung untuk memahaminya. Bahwa ada komponen lain diluar kerja keras dalam berkomitmen. Komponen tersebut adalah Kehendak-Nya.

Akan tetapi, saya tidak ingin berapologi atas kekuasaan Tuhan dalam berkehendak untuk menutupi janji dan komitmen saya. Berjanji dan berkomitmen juga bukan sesuatu yang harus ditakuti. Saya selalu memiliki respect yang dalam terhadap teman-teman saya yang mampu mengucap komitmennya. Dibutuhkan keberanian. Nyali. So, besarnya tanggungjawab atas janji dan komitmen bukan lalu untuk ditakuti dan dihindari. Tapi untuk dihadapi.

Sebagai pebisnis, maka saya harus berkomitmen terhadap client. Sebagai enterpreneur dan atasan, komitmen saya pada rekan-rekan yang bekerja dikantor adalah nyawa. Bagi yang beragama, maka janji dan komitmen ketika (contoh bagi seorang muslim) mengucap kalimat syahadat adalah nyawanya. Bagi yang sudah bersuami atau  beristri, maka janji dan komitmen yang diucap ketika prosesi ijab qabul adalah nyawanya. Ngeri rasanya ketika membayangkan sudah berapa banyak komitmen terhadap rekan kerja yang saya ingkari. Komitmen terhadap client yang terabaikan. Komitmen terhadap Tuhan yang terlupakan oleh duniawi. Lebih ngeri lagi jika membayangkan berapa kali saya melakukan excuse, mencoba melakukan pembenaran dan menimpakan kesalahan pada orang lain atau apapun itu ketika saya tidak mampu memenuhi janji tersebut.

Semoga Tuhan selalu mengingatkan ku untuk tetap commited atas setiap janji yang saya ucap dalam peran hidup yang saya jalani.

 *sebuah tulisan lama yang mengendap di draft WP, sudah ada sejak tanggal 13 Januari 2008. Jadi teringat menuntaskan gara-gara baca posting Mas Iman. Suwun mas :)

20 Responses to “Harga Sebuah Janji dan Komitmen”

  1. buat kolega: nyawa, buat teman apa do?

  2. > Berapakah harga sebuah janji dan komitmen dimata anda?
    > Bagi saya, AMAT SANGAT BESAR!

    Oh ya? :P

  3. mari kita mulai berkomitmen dengan hal yang paling kecil …

    Jika ada undangan teman menikah atau cangkruk yang tidak ada uangnya .. maka bersempatlah datang .. dan meniadakan janji yang datang kemudian walaupun menghasilkan uang .. (NANG ENDI KOEN COOEKK .. BUKBER 95 ORA TEKO!!!) malah presentasi !!!

  4. Setiap kali kenal orang baru, yang saya nilai adalah cara dia…apakah dia orangnya menjaga janji dan komitmennya? Jika tidak, paling-paling saya sekedar kenal, dan lupakan.

    Bagi saya, janji dan komitmen sangat penting, karena saya tak pernah menilai seseorang dari harta yang dimiliki nya

  5. janji dan komitmen amat sangat penting, karena setelah manusia tidak memiliki apa2 (mungkin harta dan kedudukan), maka janji dan komitmen nya lah yang bisa menaikan drajat dan menambah nilai dirinya, berani berjanji dan berkomitmen pun tidak kalah penting dan hebatnya dari menjalani janji dan komitmen itu sendiri, tentunya janji dan komitmen yang diucapakan dr hati tidak hanya di mulut saja, karena tidak semua orang mampu berjanji dan berkomitmen apalagi menjalani janji dan komitmennya itu.

  6. Bener-bener important!!! Tanpa komitmen hidup jadi kacau balau ya gakkk??? Contohnya simple, Matahri terbit dari timur dan tenggelam di arah barat….. Itu juga bentuk dari komitmen kannn… Komitmen Tuhan pada manusia… Nah kalo gak ada komitmen gitu bisa-bisa matahari terbit dan tenggelamnya sak-karepe dhewe kannn??? Makanya aq juga bikin artikel serupa in my blog…… Baca yaaahhhh biar bisa sharing……..

  7. #wandi : justru teman itu lebih tinggi wan. dalam hubungan bekerja baik di internal maupun terhadap client, berumah tangga, dan sejenisnya, ada “ijab” yang terucap. ada deal, yang terkadang bertendensi. teman, tidak ada tendensi. so teman punya tempatnya sendiri buat gw wan :)
    dan dalam konteks janji dan komitmen? sama saja.

    #bee : iyo bee. besar

    #angus : lha, itu juga gara2 janji dan komitmen yang sudah kadung terbuat e gus. piye maneh. janjian bukber baru H-1 diketahui. kadung janji ambe wong lio heheh

    #edratna : semoga banyak orang menilai orang lain seperti ibu :)

    #v3 : menjalani nya itu yang lebih berat sebenarnya pit. makanya, mengingat janji itu ter ijab kan, tidak mudah untuk membuat janji :)

    #myinspired : wah, buat saya Tuhan mah tidak perlu berkomitmen. wong DIa yang punya, Dia yang bikin. tapi justru itu. Dia yang bisa seenaknya saja memberikan anugerah yang sebegitu besarnya, lha apa lagi kita toh :) . salam kenal

  8. Tapi ada hal yang mungkin saya lupakan, dan Tuhan telah mengajari saya secara langsung untuk memahaminya. Bahwa ada komponen lain diluar kerja keras dalam berkomitmen. Komponen tersebut adalah Kehendak-Nya.
    .
    Dalem… akur banget.
    .
    Dulu saya bisa depresi dan jadi lumpuh saking stress karena gagal menepati janji. Akibatnya ya saya bisa tidak berfungsi dengan baik selama berhari-hari.
    .
    Sekarang, kalau ada janji yang gagal saya tepati, saya coba cek dulu; apakah saya sudah memberikan usaha yang maksimal untuk memenuhinya ?
    .
    Kalau belum, maka saya berusaha memperbaikinya (minta maaf, lalu minta kesempatan kedua).
    .
    Kalau sudah, maka saya berusaha sabar menerimanya sebagai takdir dari Tuhan.
    .
    Dua-duanya berat :) tapi ya itulah nasib jadi manusia, he he.
    Makanya malaikat saja kagum kalau melihat manusia yang akhlaknya bisa tetap baik walaupun dihujani berbagai musibah & cobaan..
    Mudah-mudahan kita bisa terus gigih dalam berusaha, dan sabar dalam menerima hasilnya, aminnnn.

  9. Saya setuju dgn pendapat anda!

  10. Pak Edo, terima kasih atas artikelnya…

  11. komitmen kadang hanya di awal….

  12. memang kita sering mengabaikan dan sering menganggap remeh sebuah janji… mulailah dari sesuatu yang kecil,,,

  13. memang komitmen itu perlu yah ??

  14. mmmmmmmmmmm…..
    mantap

  15. HARGA SEBUAH janti itu memang mahal karena janji itu tidaj bisa direjnvzusd
    oke kamu jangan bophong dengan janji dan jangan bohongin sebuah jajnjio aku tupdfu yidak mentyukai seserong yang sering berbohong ok………….

  16. komitmen itu bperlu ?
    kalau kamu tidak mempunyai komitmen yang tinggi ? berape… hidup loe…
    dalam sebuah kehidupan seseorang harus mempunyai sebuah komitmen tinggi///?

    v your understand….?

  17. selama ini saya merasa bahwa saya adalah orang yang paling banyak melanggar komitmen terhadap diri saya, teman, orang tua, keluarga, istri dan anak juga kepada tuhan…………

  18. memang komitmen itu sangat sangat penting bagi hidup ‘n’ masa depan kita…untuk itu kita harus memulainya dr hal2 yg lebih kecil….!!! okeoooooo.

  19. artikel menarik…:)
    http://www.seemeagain.com

  20. janji adalah hutang, mudah2an ku selalu bs memenuhi janji2ku.. Amiin

Trackbacks/Pingbacks

Leave a Reply

You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>