Apakah saya seorang blogger?

Hmmm.. Entah lah. Yang jelas saya punya blog. Menulis sesekali. Membagi isi kepala. Bukan orang yang sangat rutin menulis di halaman blog saya. Tidak seperti mayoritas teman-teman blogger yang cukup konsisten berbagi dihalaman mereka. Saya masih belajar untuk itu. Boro-boro mengikuti berbagai trend lainnya seperti twitter, plurk dan sejenisnya, yang sekarang telah menjadi rangkaian dari aktifitas para blogger. Ndak tau sudah saya. Tapi yang jelas, saya senang berteman dengan mereka, teman-teman blogger.

Apakah saya adalah bagian dari komunitas blogger?

Wah, ini saya juga tidak tahu. Ingat dulu diracuni secara konsisten oleh Epat, mulai menulis, dikunjungi dan mengunjungi beberapa teman yang itu-itu saja (sudah teman dari jaman dahulu kala) seperti bee, dgk, wandi, etc. Lalu mulai blog walking. Jatuh cinta pada beberapa blog seperti blog bangaip, mas iman, pak sawali , mas erander dan sebagainya.

Then, undangan tak terduga dari mas iman membawa saya pertama kali kopdar, dan mengenal sesepuh dunia blogger seperti paman tyo, ndorokakung, bang enda, dan sebagainya. Well, saya belum lupa betapa cupu dan bingungnya saya saat itu. Tidak mengenal siapapun. But thank buat mas Iman hehehhe..

Lalu melalui nenden nasib membawa saya tertetangga dengan tokoh-tokoh tersebut. Dan keberuntungan ini berlanjut, membawa perkenalan saya pada banyak blogger terkenal seperti hanny, kolonel gembul, chika etc.

Really. How lucky i am :)

So? meski kata orang tidak ada peristiwa yang terjadi dengan kebetulan, pertemuan saya dengan teman-teman blogger seakan terjadi dengan tidak sengaja. Saya juga orang yang jarang ikut kopdar. Kalau diingat-ingat, saya hanya pernah ikut 2 kali. Pertama atas undangan mas iman di menteng, lalu ketemuan dengan bunda enny di depok (ini diluar kehadiran saya waktu launching dagdigdug di Plasa Semanggi beberapa waktu lalu).

Jika saya mengacu pada statement Craig Newmark, pendiri www.craiglist.com  yang ditulis oleh Katharine Mieszkowski, bahwa perbedaan antara komunitas dengan kumpulan orang adalah interaksi dan saling berbagi manfaat, saya agak malu untuk mengaku sebagai bagian dari komunitas. Lah saya baru pernah kumpul-kumpul baru 2 kali :). Berbagi manfaat? sepertinya kontribusi saya masih terlalu kecil.

Lalu kenapa saya tetap nge-blog, dan mengucap selamat untuk Hari Blogger Indonesia?

Yah. Saya ingat telah dicerahkan oleh Bang Ersis tentang esensi blog.  Blog membuat orang menulis, membaca,  belajar, berkomunikasi dan berinteraksi. Terutama 2 point awal tentang menulis dan membaca, buat saya blog telah dan akan merubah mind set dan budaya masyarakat yang cenderung malas menulis dan membaca. Blog adalah sebuah media pencerdasan gaya baru, sebuah metode dasar pendidikan yang mencerahkan. Karena menjadi cerdas, pintar, belajar, esensinya ada pada membaca dan menulis.  Jika Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi pusing tentang rendahnya jurnal, penelitian, buku ajar yang dihasilkan oleh pendidik/dosen di negeri ini, maka Dirjen DIKTI sepertinya perlu belajar pada trend pertumbuhan media blog. Ketika Departemen Pendidikan Nasional bingung karena mayoritas guru cenderung hanya berposisi sebagai operator pendidikan (meskipun menurut saya fenomena ini terjadi karena sistem pendidikan itu sendiri), maka Menteri Pendidikan Nasional perlu memberikan apresiasi pada pertumbuhan blog di Indonesia. Jika presiden di negara ini benar-benar menganggap buta huruf itu harus dientaskan, dan menjalankan amanat UUD 45 bahwa setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan, maka hadirnya komunitas blogger seharusnya didukung dengan baik.

Mungkin saya terlalu hiperbolik. Tapi derasnya pertumbuhan blog di Indonesia membuat saya semakin percaya bahwa Indonesia  akan kembali mampu menjadi salah satu kekuatan di Asia, minimal di Asia Tenggara. Kebebasan berekspresi melalui media blog di negara ini (meski tetap perlu dijaga agar berada dalam koridor yang benar) jika dibandingkan dengan nasib para blogger di Malaysia misalnya menunjukkan kita sebenarnya secara esensial berpotensi besar untuk jauh lebih maju daripada Malaysia. Pembredelan yang terjadi di negara tetangga kita mengingatkan saya pada masa Orde Baru yang membredel banyak sekali media cetak. Ada demokratisasi yang lebih baik meski banyak yang menganggap demokrasi kita msih semu.Tapi saya sudah memutuskan oleh tidak lagi (setidaknya mengurangi) apriori dengan apatis dengan berbagai kondisi yang terjadi di negeri ini.

Menulis, menulis sajalah. Itu racun yang ditebar bang Ersis dan juga telah meng-infeksi saya. Dunia blog ini jugalah yang membawa saya pada banyak guru. Belajar ilmu SDM dari mas Yodhia, Uda Riri, ilmu management dari Hermawan Kertajaya, ilmu hati dari Mario Teguh,  ilmu IT dari Uda Harry, Mas RomiPriyadi, dan banyak guru lainnya.

Sayang sekali, selametan yang berlangsung hari Jumat lalu, bersamaan dengan launching  warung wedhangan tidak bisa saya hadiri. Semoga pada acara Pesta Blogger 2008 nanti saya tidak lagi kehilangan moment baik lagi :)

Selamat Hari Blogger Indonesia.

Popularity: 3% [?]

7 Responses to “menulis? menulis sajalah…; selamat hari blogger indonesia”

  1. Rugi ga dateng lo bang, udahlah acarana disebelah… buat skali ini gw liat susee jadi groupies hahahhaa….

  2. bener..jangan menyerah, terus menulis apa saja,..
    * sampai berjumpa di pesta blogger

  3. waaahhh sama mas…. aq juga o-on pas pertama kali nge-blog… parahnya sampe skarang tetep ajjjahhh o-on hikhikhik…….thanks yo mas karna dah mampir di blogq…

  4. Salam kenal dari ksetiawan.wordpress.com

    Setuju…karena dengan menulis dan membaca kita mendapat wawasan yang baru…langit boleh sama namun cakrawala berbeda…Semoga menjadi kebangkkitan bangsa ini…Amin…

  5. #keringet : yah.. mo gmana lagi heehhe

    #iman : yap mas. sampai jumpa pula di angkringan heheh

    #ika : sama2 ka..

    #iwan : amiiinnn. salam kenal juga iwan..

  6. Mari berbagi cerita dan inspirasi mengenai berbagai macam permasalahn kehidupan sehari-hari…

Trackbacks/Pingbacks

  1. devide et impera

Leave a Reply

You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>