keyakinan : hakikat dan syariat
Tengah malam. Dan malam itu saya masih seperti biasa, tidak bisa tidur. Beberapa waktu belakangan ini memang insomnia saya semakin parah. Banyak hal berputar-putar dikepala ini. Dan malam itu, seorang sahabat muncul di instant messanger saya.
Kita berdiskusi tentang pekerjaan. Dan tiba-tiba dia bertanya, apa yang saya rencanakan tahun depan. Spontan saya menjawab, saat ini kepala saya berada di hari ini, dan esok.
Saya punya rencana tentang tahun depan. Tapi saat itu saya berfikir, tahun depan tak kan ada tanpa melewati tahun ini. Dan diskusipun mengalir… Read the rest of this entry »
Popularity: 5% [?]
Subscribe to this blog's RSS feed